Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ekonomi Makro


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 07/10/2008

DINAMIKA
Penerbitan SUN dikurangi

JAKARTA: Pemerintah berencana mengurangi porsi pembiayaan melalui penerbitan surat utang negara (SUN) dan menggantinya dengan pembiayaan yang berasal dari non-SUN.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu mengatakan rencana tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam melakukan penyesuaian terkait dengan situasi perlambatan ekonomi global yang terjadi saat ini.

"Dalam satu dua hari ini pemerintah akan menentukan berapa porsinya dan perimbangannya dari rencana tersebut. Ada beberapa financing 2008 yang tidak diperlukan bisa kita tarik ke 2009, atau inisiatif pembiayaan lain di luar SUN," katanya di sela-sela acara halalbihalal di Gedung Depkeu Jakarta, kemarin.

Dalam rapat Panitia Anggaran pada 22 September lalu, pemerintah dan DPR menyepakati pembiayaan untuk defisit dalam RAPBN 2009 bersumber dari pembiayaan nonutang sebesar negatif Rp1,25 triliun dan pembiayaan utang (neto) Rp93,02 triliun. (Bisnis/15)

bisnis.com

Berita Lain

  • DINAMIKA
    Pemerintah atur dana sosial agama
  • DINAMIKA
    Parlemen Asia bahas keuangan global
  • DINAMIKA
    Pengusaha minta angsur pajak
  • Bappenas: Tidak ada pinjaman IMF
  • Perencanaan DAK perlu direformasi