Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Ekonomi Makro


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

DINAMIKA
BLT 2009 capai Rp12 triliun

JAKARTA: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memproyeksikan kebutuhan dana bantuan langsung tunai (BLT) tahun depan menembus angka Rp12 triliun.

Menurut Deputi bidang Evaluasi Kinerja Pembangunan Bappenas Bambang Widianto, total kebutuhan dana itu dihitung berdasarkan asumsi perpanjangan masa penyaluran BLT tahun depan menjadi enam bulan.

"Kalau dihitung lagi, kita membutuhkan dana sebesar Rp12 triliun seandainya penyaluran BLT disetujui untuk diperpanjang enam bulan tahun depan," ujarnya selepas acara halalbihalal Idulfitri di kantor Bappenas, kemarin.

Sebelumnya, Bappenas telah mengusulkan agar penyaluran BLT diperpanjang menjadi hingga Juni dari rencana awal yang hingga Maret 2009, tetapi DPR belum menyetujui rencana tersebut.

Untuk penyaluran periode Januari-Maret 2009, pemerintah telah mengalokasikan dana Rp6,1 triliun, termasuk Rp300 miliar untuk kebutuhan operasional.

Anggaran itu didasarkan perhitungan kebutuhan penyaluran dana BLT sebesar Rp100 ribu per bulan untuk 19,1 juta rumah tangga sasaran (RTS) miskin. (Bisnis/dea)

bisnis.com

Berita Lain

  • DINAMIKA
    Pemerintah atur dana sosial agama
  • DINAMIKA
    Parlemen Asia bahas keuangan global
  • DINAMIKA
    Pengusaha minta angsur pajak
  • Bappenas: Tidak ada pinjaman IMF
  • Perencanaan DAK perlu direformasi