Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Hukum Bisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 12/03/2008

'Polisi belum serius berantas pembajakan'

JAKARTA: Aparat kepolisian belum bersungguh-sungguh dalam memberantas pembajakan kaset/VCD/DVD film dan musik serta video porno.

Ketua Umum Gerakan Anti Pembajakan (GAP), yang sekarang menjadi Lembaga Koordinasi GAP, Togar Sianipar menilai peredaran barang bajakan semakin meningkat.

"Justru meningkat. Semua gerakan pemberantasan seperti percuma karena peredaran barang bajakan justru meningkat," katanya seusai berbicara di acara peluncuran album baru band Seventeen di Glodok Plaza, kemarin.

Mantan Kapolda Sumatra Utara dan BNN (Badan Narkotika Nasional) itu mengaku gencar berkampaye untuk memberantas pembajakan, termasuk mengimbau para pembajak dan memberikan masukan kepada aparat kepolisian agar melakukan tindakan,

Akan tetapi, upaya itu, katanya, belum berhasil secara signifikan karena berbagai hal, antara lain kerja sama aparat kepolisian yang belum menyeluruh.

"Pertanyaan saya sama dengan Anda, Mengapa sampai sekarang aparat tidak pernah melakukan tindakan penertiban di Glodok," tandasnya.

Persoalannya, katanya, sampai saat ini belum ada tindakan yang dilakukan aparat di tempat tersebut.

Togar menambahkan pusat perdagangan Glodok masih menjadi pusat kegiatan pembajakan, termasuk distribusi barang bajakan secara nasional.

Antara

bisnis.com

Berita Lain

  • KLAUSUL
    AS perkarakan Actavis Group
  • konsultasi Haki
    Hak cipta atas program komputer
  • Bosowa anggap Bakrie tak penuhi
    syarat angkutan kargo
  • KLAUSUL
    Chen masih dijaga ketat