Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Hukum Bisnis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 26/09/2008

Hari Puttar memenangi gugatan lawan Harry Potter

MUMBAI: Menyingkirlah Harry Potter. Beri jalan untuk Hari Puttar. Hari Puttar direncanakan tayang di bioskop di India mulai pekan  ini, setelah pengadilan negara itu menolak gugatan Warner Bros yang menyatakan nama yang digunakan terlalu mirip dengan serial Harry Potter.

Keputusan pengadilan India kemarin menyatakan  orang yang telah menonton film Harry Potter dan membaca bukunya, tentu tahu perbedaan antara tokoh penyihir cilik dengan film Punjabi India Hari Puttar sebuah komedi tentang teror.

Sang produser, Mirchi Movies, mengatakan film Puttar tidak ada kemiripan dengan penyihir laki-laki tersebut. Hari adalah nama umum di India dan dalam bahasa Hindi berarti Tuhan, sementara 'puttar' adalah anak laki-laki Punjabi.

"Tentu saja senang bisa memenangkan kasus ini. Kami berharap kasus ini tidak mengganggu pemasaran peluncuran film," kata Munish Purii, kepala eksekutif Mirchi mengatakan kepada the Associated Press, Selasa.

Juru bicara Warner Bros Deborah Lincoln menyatakan sedang meninjau ulang keputusan tersebut.

"Kami membawa hasil laporan ini karena percaya kalau judul dan pemasaran film tergugat melanggar hak intelektual kami," ujar Lincoln melalui e-mail.

Lincoln juga menambahkan kalau produser film Hari Puttar ingin membingungkan konsumen dan mengambil untung dari brand Harry Potter yang sudah terkenal dan dicintai banyak orang.

Hari Puttar bukanlah cerita tentang sulap, tapi kisah mengenai anak laki-laki India dan sepupunya yang terlupakan di rumah di Inggris ketika keluarganya pindah. Plot film ini lebih mirip dengan film Home Alone.

Dalam film, Hari Puttar, 10, harus menjaga chip computer ayahnya yang merupakan seorang ilmuwan dari para pencuri kikuk, sementara orang tuanya pergi.

Purii mengatakan Hari Puttar akan diluncurkan di seluruh India pada Jumat dan secara global bulan depan. (m01)

AP/JBBI

bisnis.com

Berita Lain

  • KLAUSUL
    AS perkarakan Actavis Group
  • konsultasi Haki
    Hak cipta atas program komputer
  • Bosowa anggap Bakrie tak penuhi
    syarat angkutan kargo
  • KLAUSUL
    Chen masih dijaga ketat