Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Jasa & Transportasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 10/05/2008

Lorena Air targetkan angkut 1,5 juta orang per tahun

JAKARTA: Maskapai penerbangan Lorena Air mematok target mengangkut 1,5 juta orang penumpang per tahun dengan asumsi mengoperasikan enam pesawat Boeing 737-300 selama tahun ini.

"Target kami selama setahun dengan enam pesawat Boeing 737-300 bisa mengangkut 1,5 juta penumpang," kata Presiden Direktur & CEO PT Eka Sari Lorena Airlines (Lorena Air) Eka Sari Lorena Surbakti dalam Launching Lorena Air kemarin.

Hadir dalam launching itu a.l. GM Malaysia Airlines (MAS) Engineering Maintenance Rashidi Saidin, Executive Director Global Aviation of Willis Ltd Roger Digby dan Preskom Lorena Gusti T. Soerbakti.

Menurut dia, target itu mengacu tingginya potensi pertumbuhan penumpang angkutan udara di Indonesia yang diperkirakan mencapai rata-rata 20% per tahun.

Pada tahap awal, pihaknya akan mengoperasikan dua pesawat B737-300 guna menerbangi tiga rute utama yakni Jakarta-Surabaya, Jakarta-Palembang dan Jakarta-Pekanbaru.

Rute penerbangan Jakarta-Surabaya pergi pulang (pp) merupakan rute perdana Lorena yang akan dilayani efektif mulai 6 Juni 2008 dengan frekuensi empat kali per hari.

Sementara itu, rute Jakarta-Palembang pp dan Jakarta-Pekanbaru pp baru akan dilayani mulai 12 Juni 2008 dengan frekuensi dua kali per hari. "Untuk Air Operator Certificate [AOC] akan terbit akhir Mei ini," ungkap Eka.

Dia melanjutkan maskapainya akan beroperasi dengan model pelayanan penuh (full service) dengan dua konfigurasi kelas yakni 12 kursi kelas bisnis dan 106 kursi kelas ekonomi.

Eka mengklaim Lorena akan menjadi maskapai penerbangan kedua di Indonesia setelah Garuda Indonesia yang menawarkan pelayanan istimewa kepada penumpangnya.

Lorena telah menjalin kerja sama dengan MAS Engineering & Maintenance sejak 5 Desember 2007 untuk perawatan seluruh armada pesawat yang akan dioperasikan di domestik dan internasional.

Eka menerangkan pihaknya sedang memproses maskapainya mengikuti program International Air Transport Association (IATA) untuk sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA). Lorena juga akan berpartisipasi dalam program Billing Settlement Plan (BSP) yang ditetapkan IATA.

General Manager Malaysia Airlines (MAS) Engineering & Maintenance Rashidi Saidin menyatakan pihaknya akan mendukung penuh perawatan seluruh armada pesawat yang dioperasikan Lorena.

Kerja sama dengan Lorena merupakan wujud dukungan perusahaannya kepada maskapai yang akan melakukan penerbangan perdana 6 Juni mendatang. "Kami akan men-support sistem kualitas perawatan Lorena," kata Sashidi.

Dia menambahkan perusahaan perawatan pesawat milik MAS itu berharap dapat berperan dan berkolaborasi dengan baik dalam pemeliharaan seluruh armada Lorena. Saat ini, anak perusahaan MAS itu telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan perawatan pesawat Eropa seperti Lufhtansa.

Oleh Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • LAYANAN
    Minat terhadap COOP tinggi
  • Bursa kerja jadi andalan utama
  • Serikat buruh minta implementasi SKB jam kerja ditunda
  • LAYANAN
    ESQ latih 2.400 guru secara gratis