Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Jasa & Transportasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Rabu, 14/05/2008
Pengusaha akan berupaya tekan PHK
JAKARTA: Sebanyak 20 asosiasi industri akan bertemu untuk mencari solusi guna menekan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat lonjakan harga minyak dunia dan rencana kenaikan bahan bakar minyak (BBM).
Ketua Umum asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan pengusaha besar diharapkan dapat membantu pengusaha kecil yang rentan merumahkan karyawan.
Dia menyebutkan para pelaku industri juga berencana menggelar pertemuan dengan pihak serikat pekerja, setelah pertemuan antarasosiasi dilakukan, untuk membicarakan langkah lanjutan.
"Kami sudah panggil perusahaan-perusahaan besar dan mencari solusi Kamis [besok]. Jumat siang kami akan bertemu serikat pekerja dan menemui pemerintah minggu depan," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Sofjan menilai perusahaan berskala kecil berpotensi kolaps dan melakukan PHK besar-besaran karena bersifat individualistis dan memiliki penetrasi pasar yang kecil.
Pengusaha besar cenderung mampu bertahan karena memiliki kelompok usaha yang saling menahan keberlangsungan satu sama lain.
Salah satu agenda yang akan dibicarakan besok adalah upaya merangkul pengusaha kecil dengan jalan kerja sama usaha.
"Pertemuan akan dihadiri asosiasi lintas sektoral antara lain asosiasi bidang persepatuan dan garmen. Kami akan mendiskusikan apa yang bisa kami bantu kepada pengusaha kecil, mencari jalan keluar atas kenaikan [harga] minyak ini."
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Rekson Silaban menyayangkan rencana kenaikan harga BBM karena akan memicu keterpurukan sektor industri dan berakibat pada PHK.
Dia meminta pemerintah mengurangi pajak yang dibebankan kepada pengusaha, sehingga ongkos produksi dapat ditekan. Pengurangan ongkos produksi akan menekan angka pekerja yang dirumahkan. (08)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Layanan
Asing minati wisata kain tenun - 'Setop sementara Aora TV'
- Investasi resor wisata Tanjung Lesung capai US$5 miliar
- Amphuri minta tambah kuota haji khusus
- Nilai tawar agen tenaga kerja rendah