Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Jasa & Transportasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 17/05/2008
Maskapai penerbangan domestik diminta garap rute Medan-Phuket
MEDAN: Badan Pariwisata Daerah (Bawisda) Sumatra Utara mengajak maskapai penerbangan dalam negeri membuka rute Medan-Phuket menyusul masuknya provinsi di Thailand selatan itu dalam kawasan Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) sekaligus menarik wisatawan Eropa yang ke Phuket untuk masuk ke Sumut.
Ketua Bawisda Sumut Henry Hutabarat mengajak maskapai seperti Lion Air dan penerbangan murah lain membuka rute Medan-Phuket untuk menarik wisman Eropa yang masuk ke Thailand Selatan itu sekitar 1,3 juta orang per tahun agar sebagian mau masuk ke Sumut.
"Umumnya turis Eropa yang masuk ke Phuket adalah wisman berkantong tebal dan bisa tinggal berbulan-bulan di tempat objek wisata andalan Thailand itu. Airlines domestik harus mampu menarik limpahan wisman Eropa itu masuk ke Sumut dengan membuka jalur penerbangan langsung Medan-Phuket," ujarnya menjawab Bisnis di Medan kemarin.
Menurut Hutabarat, banyak perusahaan airlines domestik belum mengetahui bahwa Phuket sudah masuk dalam kawasan IMT-GT dan masyarakat Medan yang mau berwisata di Phuket sudah bebas fiskal. Hal ini, lanjutnya, tentu merupakan potensi pasar yang perlu digarap maskapai domestik, sehingga akses ke Phuket terbuka langsung dan wisman Eropa yang sudah bosan tinggal di Thailand bisa ditawarkan masuk ke Sumut selama tiga sampai lima hari.
Kreativitas seperti ini, katanya, kurang dimiliki airlines domestik, sehingga penerbangan lokal bertarif murah hanya membidik Singapura dan Malaysia. Padahal, menurutnya, potensi penerbangan Medan-Phuket relatif besar.
Selama ini, jelasnya, wisman dari Sumut masuk ke Phuket lewat Malaysia. "Kalau ada penerbangan langsung, wisman dari Sumut bisa langsung ke Phuket tanpa harus singgah dulu ke Malaysia," kata Hutabarat.
Oleh Master Sihotang
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- 5 Pemda ditawari proyek KA Rp7,5 triliun
- Jalan di Lombok mengacu ke bandara
- Johnson Sutjipto pimpin INSA
- Telboss targetkan instalasi 100.000 unit telepon koin
- LAYANAN
Astra butuh banyak tenaga kerja