Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Jasa & Transportasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 15/08/2008
Pembukaan Olimpiade genjot kepemirsaan TVRI
JAKARTA: Program siaran langsung upacara pembukaan Olimpiade Beijing 2008 yang secara resmi ditayangkan oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) berhasil mendongkrak perolehan pangsa pemirsa (channel share) stasiun televisi itu.
Survei kepemirsaan televisi yang dilakukan oleh Nielsen Media Research menunjukkan pangsa pemirsa TVRI berhasil mencapai 1,4% pada saat menayangkan acara pembukaan Olimpiade.
Padahal, pada pekan sebelum penyelenggaraan Olimpiade Beijing, pangsa pemirsa TVRI hanya sebesar 0,6%.
Survei tersebut dilakukan di 10 kota besar di Indonesia yakni Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Denpasar, dan Banjarmasin.
Total orang yang menonton televisi (populasi TV) dalam survei itu mencapai di atas 42 juta individu berusia lima tahun ke atas.
"Survei ini membuktikan bahwa special event [acara khusus] ternyata mampu menyedot perhatian pemirsa tanpa melihat kekurangan TVRI selama ini," ujar Andini Wijendaru, Communication Executive AGB Nielsen Media Research, kemarin.
Menurut Andini, salah satu masalah yang selama ini dihadapi pemirsa dalam menonton TVRI adalah ketajaman gambarnya. Namun, hal itu dikesampingkan oleh pemirsa karena rasa antusias yang besar untuk menonton pembukaan Olimpiade.
Hal itu, lanjut dia, karena TVRI merupakan satu-satunya televisi yang mendapatkan hak siar pada pesta pembukaan Olimpiade Beijing.
Lebih besar
Dia memperkirakan kenaikan pangsa pasar TVRI ini lebih dari 1,4% apabila dilihat secara keseluruhan, mengingat jangkauan siaran TVRI yang mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia.
"Ini baru perolehan pemirsa di 10 kota besar. Bayangkan besaran jumlah kenaikan pemirsa TVRI yang cakupannya luas dari Sabang sampai Merauke," kata Andini.
Sebelum program siaran langsung upacara pembukaan Olimpiade Beijing 2008 digelar, pangsa pemirsa TVRI tercatat paling rendah dibandingkan dengan stasiun televisi lainnya.
Berdasarkan hasil riset Nielsen Media Research sebelumnya, pada kuartal II/2008, pangsa pasar TVRI hanya 0,7%.
Perolehan pangsa pemirsa paling tinggi masih diambil alih oleh berturut-turut SCTV (20,1%), Indosiar (15,8%), RCTI (14,5%), Trans TV (12,6%), TPI (11,7%), Trans 7 (6%), Global TV (5,5%), ANTV (4,3%), TV One (3,5%), dan Metro TV (1,7%).
Oleh Maria Y. Benyamin
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- LAYANAN
RI turun peringkat di ajang ASC - Pemerintah berkeras terapkan SKB
- Manajemen belum lapor ke Depnakertrans
RAPP akan PHK 1.000 karyawan - LAYANAN
Badung kembangkan homestay - LAYANAN
Depag diminta bereskan masalah haji