Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Jasa & Transportasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 30/08/2008

Garuda alami keterlambatan

JAKARTA: Sedikitnya 50 penerbangan Garuda Indonesia, kemarin mengalami keterlambatan akibat terjadi kerusakan pada sistem komputer Departure Check-in System (DCS) maskapai itu.

Kepala Humas PT Angkasa Pura II Trisno Heryadi mengatakan terjadinya keterlambatan bukan disebabkan oleh kerusakan sistem komputer di Bandara Soekarno-Hatta melainkan problemnya pada sistem yang ada di internal komputer Garuda.

"Kami perlu meluruskan pemberitaan yang menyatakan seolah-olah sistem komputer milik PT Angkasa Pura II yang rusak, yang benar adalah terjadi kerusakan pada sistem komputer DCS milik Garuda," ujar Trisno Heryadi kepada Bisnis, kemarin.

Dia menjelaskan selama ini PT Angkasa Pura II menyediakan sistem komputer untuk proses check-in yang dikenal dengan nama Common Use Terminal (CUT).

Komputer CUT ini biasa dipakai untuk sistem check-in oleh operator penerbangan yang menggunakan jasa Bandara Soekarno-Hatta. Namun, Garuda tidak menggunakan CUT, tetapi membuat sistem DCS sendiri.

Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda Pujobroto mengatakan gangguan  pada sistem DCS berkaitan dengan proses peningkatan yang sedang dilakukan Garuda dalam mengantisipasi datangnya lonjakan penumpang menjelang Lebaran.

Oleh Erwin Nurdin
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain