Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Jasa & Transportasi


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 04/09/2008

LAYANAN
Pengiriman TKI Jatim turun 50%

SURABAYA: Pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Jawa Timur pada bulan Ramadan kali ini turun hingga 50%, dibandingkan dengan bulan biasa, sedangkan arus mudik pekerja diperkirakan meningkat dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu.

Benny P Kedang, Sekretaris Asosiasi Pengusaha Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Jawa Timur, mengatakan sebagian calon TKI yang sudah mendaftar, memilih menunda keberangkatan hingga satu bulan setelah Lebaran.

"Jadi pada Agustus hingga September 2008, pengiriman TKI asal Jatim akan turun hingga separuh lebih dibandingkan dengan rata-rata per bulan yang mencapai 5.000 orang," kata Benny, kemarin.

Sebaliknya, menjelang Lebaran, TKI yang bekerja di Malaysia, kawasan Timur Tengah, Hong Kong, dan Taiwan akan mudik ke kampung halaman.

Berdasarkan catatan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jatim, total devisa TKI Jatim selama lima tahun terakhir mencapai Rp7,51 triliun, dengan jumlah TKI 249.575 orang. Dari jumlah itu sekitar 100.178 orang bekerja di sektor formal dan sisanya 149.397 di sektor informal. (Bisnis/dw)

bisnis.com

Berita Lain