Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Jasa & Transportasi
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 06/09/2008
2,75 Juta orang mudik dengan motor
JAKARTA: Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) memprediksikan pengguna sepeda motor selama mudik Lebaran 2008 akan mencapai 2,75 juta orang atau naik 30% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.
Ketua Umum MTI Bambang Susantono mengatakan prediksi itu lebih tinggi dibandingkan estimasi Departemen Perhubungan (Dephub) yang menyebutkan pengguna sepeda motor sebesar 2,50 juta orang.
"Pemudik sepeda motor bisa naik 30% dibandingkan Lebaran tahun lalu. Ini berdasarkan survei MTI wilayah di Jawa," katanya seusai Informasi Publik MTI, kemarin.
Menurut dia, peningkatan pemudik sepeda motor dipicu berkurangnya kapasitas angkutan umum Lebaran tahun ini terutama dari moda angkutan kereta api dan pesawat terbang.
Bambang melanjutkan pola penyelenggaraan angkutan Lebaran yang tidak berubah dibandingkan dengan tahun lalu diperkirakan akan menambah volume sepeda motor sebagai angkutan Lebaran.
"Saya juga melihat pemudik menggunakan sepeda motor merupakan fenomena sosio kultural yang tidak dapat dicegah."
Data yang dikeluarkan Dephub, ungkap Bambang, menunjukkan tren pemudik menggunakan sepeda motor cenderung naik signifikan. Pada Lebaran 2007 volume pemudik menggunakan sepeda motor telah mencapai 2,122 juta orang, sedangkan periode yang sama 2006 hanya 1,856 juta.
Sekretaris Jenderal MTI Danang Parikesit menambahkan pemerintah perlu menyadari fenomena pertumbuhan pemudik menggunakan sepeda motor timbul karena kebutuhan mobilitas lokal belum mampu terpenuhi.
"Sepeda motor digunakan karena di daerah mudik mereka membutuhkan mobilitas juga," ujar Danang.
Sayangnya, tambah Danang, sepeda motor tidak dirancang untuk perjalanan jauh sehingga kecelakaan dengan korban tewas selama angkutan Lebaran didominasi oleh pemudik sepeda motor.
Danang menyatakan pemerintah harus membuat terobosan dengan menyediakan angkutan kereta khusus pemudik menggunakan sepeda motor dalam satu rangkaian.
"Pemerintah juga bisa menyediakan bus untuk mengangkut sepeda motor dan pemudik sekaligus."
Danang juga mengkhawatirkan banyaknya kecelakaan sepeda motor dan kendaraan pribadi selama malam hari pada periode angkutan Lebaran terutama akibat berkurangnya jumlah petugas di lapangan.
Sementara itu, pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo mengkhawatirkan moda transportasi masih akan menjadi mesin pembunuh selama angkutan Lebaran 2008.
Oleh Hendra Wibawa
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Jamsostek diminta siapkan dana bergulir
- Stasiun TV bersaing dengan hiburan alternatif
- LAYANAN
Hunian hotel di Padang capai 42,14% - LAYANAN
Malaysia ajak Sumut kerja sama wisata - LAYANAN
Perhumas ikut promosikan RI