Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Jatim & KTI


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 29/08/2008

516 Industri laksanakan SKB 5 Menteri
PLN Jatim hemat 20 MW per hari

SURABAYA: Sebanyak 516 industri pelanggan listrik PT PLN Distribusi Jawa Timur sejak 31 Juli 2008 telah melakukan penggeseran kegiatan produksi pada Sabtu dan Minggu se suai SKB lima Menteri, yang menghasilkan penghematan energi listrik 20 mega watt (MW) per hari.

General Manager PT PLN Distribusi Jatim Budi Harsono, menyebutkan BUMN kelistrikan itu akan terus mengupayakan bertambahnya perusahaan yang menggeser kegiatan produksi, terutama pelanggan listrik PLN kategori I-4 (pengguna daya di atas 25 mega volt ampere/MVA).

Menurut dia, langkah itu sebagai implementasi SKB lima menteri, dan terjadinya defisit daya listrik di Jatim sekitar 150 MW per hari yang berdampak dilakukannya pemadaman bergilir.

"Kami terus menyosialisasikan pentingnya penggeseran kegiatan produksi bagi industri pada Sabtu dan Minggu. Dan sejak diberlakukan 31 Juli, ada 516 industri pelanggan PLN yang memenuhi anjuran dengan penghematan daya 20 MW per hari," ujarnya, kemarin.

Dari ke-516 perusahaan itu, diantaranya pelanggan kategori I-4 seperti PT Gudang Garam Tbk. Kediri, PT Barata Indonesia Gresik, PT Industri Kereta Api Madiun, PT Maspion II Sidoarjo, PT Coca Cola Bottling Indonesia Pasuruan, Koperasi Karep (pemrosesan tembakau) Bojonegoro dan industri galangan PT Adiluhung Sarseg Bangkalan.

Budi menambahkan penghematan daya listrik di Jatim ditargetkan meningkat lagi hingga 140 MW agar tidak terjadi pemadam an bergilir seperti saat sekarang. "Kami berharap mal dan pelanggan kategori I-3 serta I-4 bisa bergeser lagi. Sebagian mal sudah memanfaatkan genset-nya minimal sepekan sekali saat beban puncak pukul 17.00 - 22.00 WIB." Di Jatim disebutkan masih terdapat sejumlah perusahaan besar pelanggan listrik PT PLN yang memiliki genset dan belum dioperasionalkan, a.l. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia.

Kalangan industri menggunakan sekitar 45% dan mal 15% dari daya listrik PLN.

Sebelumnya, Dirut PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar mengatakan SKB jilid II mengenai penghematan listrik untuk pelanggan bisnis, hotel, mal dan restoran segera keluar pekan ini, supaya selama bulan puasa tidak terjadi pemadaman listrik bergilir.

"Rencana penghematan listrik sektor jasa itu diharapkan bisa mendongkrak cadangan listrik sebesar 200 MW, sehingga PLN nanti memiliki cadangan hingga 600 MW," tuturnya (Bisnis, 28 Agustus). (k22) (surabaya@bisnis.co.id)

BISNIS INDONESIA

bisnis.com

Berita Lain

  • Suparma fokuskan ekspor di Asia
  • Lesunya industri di Jatim diduga tekan penyerapan bahan baku
    Arus impor anjlok 30%
  • Pemkot Batu kembangkan kopi Arabika
  • SEKILAS
    Sidak hewan kurban digalakkan