Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Jatim & KTI


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 29/08/2008

Gapasdap Jatim siapkan 50 feri untuk mudik lebaran

SURABAYA: Pemerintah dan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Jawa Timur menyiapkan sedikitnya 50 unit kapal feri untuk melayani lima lintasan penyeberangan di provinsi itu. Sedangkan untuk tujuh lintas penyeberangan utama nasional telah disiapkan 127 unit feri.

Ke-5 lintas penyeberangan di Jat im itu terdiri Ujung-Kamal, Gilimanuk- Ketapang, Gresik-Bawean, Jangkar-Kal ianget dan Kalianget-Sapudi-Kangean.

Direktur Jendral Perhubungan Darat Departemen Perhubungan Iskandar Abubakar menyatakan instansinya bekerjasama dengan operator penyeberangan telah menyiapkan 127 unit kapal feri untuk angkutan mudik lebaran.

"Setidaknya ada 127 kapal feri yang akan melayani para pemudik di tujuh lintas penyeberangan utama," kata Iskandar di sela peninjauan Persiapan Mudik Lebaran di Dermaga Penyeberangan Ujung, Surabaya, kemarin.

Ke-7 lintasan penyeberangan utama di Indonesia itu terdiri Merak-Bakauheni, Ujung-Kamal, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Bajo'e-Kolaka, dan Palembang-Muntok.

Ketua Gapasdap Jatim Bambang Harjo mengatakan sejumlah operator penyeberangan di Jatim telah menyiapkan sedikitnya 50 unit kapal feri guna melayani arus mudik di lima lintasan di provinsi itu.

"Dari jumlah itu, sekitar 80%-nya untuk melayani dua lintas utama, yaitu rute Ujung-Kamal dengan 18 kapal dan rute Ketapang- Gilimanuk dilayani 24 unit kapal. Jadi dua rute itu dilayani 42 unit kapal. Kondisi semua kapal untuk angkutan mudik telah melalui pengecekan dan diharapkan dapat beroperasi maksimal," kata Bambang.

Khusus untuk rute Ujung-Kamal, lanjut dia, akan diupayakan ada penambahan jumlah trip, dari 320 trip yang telah direncanakan menjadi 350 trip. (k21)

Oleh Junaidi Halik
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Suparma fokuskan ekspor di Asia
  • Lesunya industri di Jatim diduga tekan penyerapan bahan baku
    Arus impor anjlok 30%
  • Pemkot Batu kembangkan kopi Arabika
  • SEKILAS
    Sidak hewan kurban digalakkan