Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Jatim & KTI


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 29/08/2008

Bumiputera proyeksi Bung Hari sedot Rp50 miliar

SURABAYA : Bank Bumiputera mengincar dana investasi sekaligus tabungan sebesar Rp50 miliar melalui produk terbarunya Bung Hari Super Fantastis dari kalangan investor asal Surabaya.

Target tersebut diperkirakan akan tercapai setidaknya dalam satu tahun ke depan. Sedangkan secara nasional Bung Hari Super Fantastis mencapai Rp300 miliar di akhir 2008.

VP Consumer Banking Bank Bumiputera Surabaya Giyantoro, menyatakan Surabaya memiliki potensi besar bagi berbagai penawaran produk investasi berjangka pendek.

"Warga Surabaya memiliki potensi besar untuk berinvestasi.

Namun dengan melihat situasi jangka panjang yang tidak menentu, maka Bank Bumiputera mengkreasi produk investasi berjangka pendek semacam deposito yang sekiranya terserap oleh pasar," kata Giyantoro di Surabaya, kemarin.

Bung Hari Super Fantastis, lanjut Giyantoro, mencoba untuk memfasilitasi para investor yang memiliki minat pada pola investasi mirip deposito, yaitu yang hanya berjangka 3, 6 dan 12 bulan.

Dengan jangka waktu pendek ini dia yakin investor merasa lebih aman karena kondisinya lebih terprediksi.

50% : 50% Separuh dana nasabah nantinya dikelola menjadi tabungan dengan fasilitas asuransi rawat inap, sedangkan 50% sisanya akan dikelola oleh manajer investasi.

Dalam hal ini, Bank Bumiputera menunjuk NatPac Asset Management mengelola dana tersebut untuk diinvestasikan pada instrumen surat utang negara (SUN), obligasi korporasi dan instrumen lain. "Dengan komposisi ini, dana nasabah masih terhitung aman, dan tetap memberikan return yang besar dan tak tergerus inflasi," katanya.

Sementara itu, President PT NatPac Asset Management Suharli Marbun, menyatakan optimistis dengan target yang dipasang Bumiputera sebagai mitranya. Produk semacam ini cukup tinggi peminatnya sebab bisa menjadi alternatif investasi.

"Kami yakin mampu merealisasi target. Buktinya, dalam dua pekan sejak peluncuran dana yang masuk sudah mencapai Rp2 miliar," katanya. (k14)

BISNIS INDONESIA

bisnis.com

Berita Lain

  • Suparma fokuskan ekspor di Asia
  • Lesunya industri di Jatim diduga tekan penyerapan bahan baku
    Arus impor anjlok 30%
  • Pemkot Batu kembangkan kopi Arabika
  • SEKILAS
    Sidak hewan kurban digalakkan