Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Jatim & KTI


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 29/08/2008

Kadin Jatim kembangkan Kenaf

SURABAYA: Kamar Dagang Induk Usaha Mikro Kecil Menengah (Kadin-UMKM) Jawa Timur berupaya mereplikasi usaha sektor agribisnis penanaman Kenaf, bahan baku serat, di wilayah lain di Indonesia menyusul keberhasilan asosiasi itu melakukan budidaya serta telah melakukan kontrak jangka panjang dengan pabrik pengolahan.

Upaya replikasi itu dilakukan setelah melihat besarnya kebutuhan Kenaf bagi industri komponen atomotif khususnya yang berbahan serat.

Selain itu, Kenaf yang ditanam dengan cara tumpang sari dinilai dapat menambah pendapatan bagi petani sebesar Rp2,5 juta -Rp3 juta per hektare.

Gagasan tersebut akan dimasukkan dalam salah satu materi Rapat Pimpinan Nasional ke-4 Kadin UMKM di Surabaya yang akan berlangsung pada 30 Agustus 2008.

Ketua Kadin UMKM Jatim Herdiyanto menyatakan pihaknya telah melakukan kontrak jangka panjang untuk penjualan kulit Kenaf dengan PT Global Agrotek Nusantara, sebagai pemasok bahan baku serat bagi PT Abadi Barindo Autotech (pemasok komponen grup Toyota).

"Paling tidak dengan melibatkan sejumlah kelompok tani binaan di sejumlah daerah, Kadin UMKM Jatim mesti memasok kulit Kenaf sebanyak 10.000 ton pada 2008 ini. Jumlah itu akan dinaikan 100% setiap tahunnya sehingga pada 2009 diharapkan dapat memasok 25.000 ton serta pada 2010 menjadi 50.000 ton," katanya kepada pers, kemarin.

Dari total pasokan kulit Kenaf, lanjut dia, ketika diproses menjadi bahan serat untuk komponen otomotif jumlahnya menyusut menjadi hanya 25%-nya saja. (k21)

BISNIS INDONESIA

bisnis.com

Berita Lain

  • Suparma fokuskan ekspor di Asia
  • Lesunya industri di Jatim diduga tekan penyerapan bahan baku
    Arus impor anjlok 30%
  • Pemkot Batu kembangkan kopi Arabika
  • SEKILAS
    Sidak hewan kurban digalakkan