Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 10/05/2008

Relife yakin target premi tercapai

JAKARTA: PT Asuransi Jiwa Recapital (Relife) optimistis mampu mencapai target premi akhir tahun Rp150 miliar setelah perolehan  premi bisnis baru sampai April sudah mencapai Rp40 miliar.

"Dengan pencapaian pendapatan Relife hingga April lalu, kami optimistis karena jumlah ini telah mendekati pendapatan premi tahunan sepanjang 2007 yakni Rp52 miliar. Kami yakin target Rp150 miliar dapat tercapai" tutur Presdir Relife Liza Linda dalam siaran pers yang diterima Bisnis, kemarin.

Relife membukukan pendapatan premi bruto kuartal I/2008 Rp23,48 miliar atau tumbuh 662% bila dibandingkan dengan pendapatan periode yang sama tahun sebelumnya. Liza menjelaskan perolehan itu didukung oleh kontribusi produk individu yang sarat dengan investasi.

Dia menambahkan jumlah polis individu mengalami lonjakan 10 kali lipat dari kuartal I/2007. "Ke depan kami merasa bahwa pasar di Indonesia cukup terbuka untuk kompetisi," katanya.

Aset kelolaan Relife meningkat 180%, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.  Modal disetor meningkat menjadi Rp55 miliar dan ditargetkan sebelum tahun 2010 mencapai Rp100 miliar.

Liza mengatakan salah satu langkah yang ditempuh untuk meningkatkan pendapatan premi adalah dengan menambah jumlah jalur distribusi, bukan saja dalam hal jumlah kantor pemasaran tetapi juga menjelajahi jalur distribusi alternatif seperti  bancassurance.

Selain itu, lanjutnya, Relife akan meluncurkan produk inovatif sepanjang tahun ini antara lain  produk syariah.

Relife juga akan meningkatkan komunikasi dengan nasabah dengan mendirikan call center. Perusahaan yang berdiri pada Februari tahun lalu ini saat ini telah memiliki 13 kantor pemasaran.

Oleh Hanna Prabandari
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • MEDIASI
    Mastercard dorong belanja lintas negara
  • LDR bank di Sulsel capai 96,98%
  • Perbanas akan tegur Danamon & BTPN
  • PROTEKSI
    Tong jual saham 598 miliar won
  • PROTEKSI
    Laba Zurich Financial naik 2,9%
  • PROTEKSI
    Dai-ichi tingkatkan obligasi pemerintah
  • Pegadaian raup kredit Rp1 triliun
  • Tunas Finance bidik pembiayaan konsumen tumbuh 33%
  • PROTEKSI
    China minta asuransi permudah klaim