Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 16/05/2008
LDR bank di Sulsel capai 96,98%
MAKASSAR: Rasio kredit terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) di Sulawesi Selatan menyentuh 96,98% setelah perbankan di wilayah itu mengucurkan pinjaman baru sebesar Rp1 triliun selama triwulan I/2008.
Pemimpin Kantor Bank Indonesia Makassar Rizal A. Djaafara mengatakan angka LDR tersebut merupakan salah satu yang tertinggi di Indonesia saat ini. Akhir tahun lalu LDR Sulsel 91,46%.
"Selain ekspansi, peningkatan LDR juga didorong turunnya dana pihak ketiga 1,53% yaitu dari Rp24,71 triliun pada triwulan sebelumnya menjadi Rp24,34 triliun pada triwulan laporan," katanya, kemarin.
Total kredit yang disalurkan perbankan berdasarkan bank pelapor sampai triwulan I/2008 tercatat Rp23,6 triliun.
Penyaluran kredit didominasi sektor lain-lain yang sebagian besar untuk konsumsi, disusul sektor perdagangan, hotel, dan restoran. Pertumbuhan sektoral tertinggi dibukukan sektor konstruksi yang meningkat 8,13% dari Rp915,9 miliar pada kuartal lalu menjadi Rp990,34 miliar.
Secara umum, ibu kota Makassar menguasai hingga 69,6% porsi kredit dengan Rp16,3 triliun. Kota lain di sekitarnya juga menyerap pinjaman cukup besar yakni Maros, Takalar, dan Gowa. Selain itu kabupaten yang wilayahnya luas seperti Luwu dan Bone.
"LDR bisa lebih tinggi kalau kita menghitung kredit berdasarkan lokasi proyek. Soalnya pinjaman dari luar ke Sulsel itu cukup besar dan terus meningkat," kata Rizal.
VP President East Indonesian Business Area Manager Bank Niaga Rahmat A. Haris mengatakan fungsi intermediasi sebaiknya tidak hanya dilihat dari angka LDR. Pasalnya, tingginya indikator itu belum tentu memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi ataupun pengurangan kemiskinan.
"Meskipun LDR sangat tinggi, kita masih sering mendengar bahwa kredit belum merata. Atau peran perbankan minim. Mungkin kita juga perlu melihat, misalnya, berapa besar dampak pertumbuhan kredit terhadap peningkatan PDRB," jelasnya.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meminta perbankan terus meningkatkan kucuran kredit untuk sektor usaha kecil menengah khususnya pertanian dan perkebunan.
Oleh Kwan Men Yon
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Depkeu susun pengawasan risiko multifinance
- Pemegang sertifikat capai 15.000 orang
Asosiasi bankir siapkan kerja sama standardisasi - Kasus hukum dana pensiun meningkat
- MEDIASI
Persaingan bank syariah makin ketat - Century prioritaskan kredit jangka pendek