Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 18/07/2008
AJB Bumiputera ganti dirut
JAKARTA: Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 mengangkat I Dewa Putu Bagus Supratman sebagai pelaksana tugas harian Direktur Utama setelah Soeseno Haryo Saputro dinyatakan tidak lulus uji kepatutan dan kelayakan Bapepam-LK.
Ketika dikonfirmasi, Corporate Public Relation AJB Bumiputera 1912 Ana Mustamin membenarkan posisi direktur utama belum definitif dan masih dirangkap direktur lainnya.
"Karena ada persyaratan fit and proper test yang dianggap tidak dipenuhi, sehingga sesuai dengan ketentuan harus dilakukan pergantian," ujarnya kepada Bisnis, tadi malam.
Dia mengatakan Bagus yang sejak 19 Juni diangkat sebagai pelaksana tugas harian dirut saat ini merangkap sebagai Direktur Teknik. Bagus pada 15 Juli kembali mengikuti uji kepatutan dan kelayakan Bapepam-LK.
Sebelumnya, Badan Perwakilan Anggota (BPA) mengangkat dewan direksi yang terdiri dari Soeseno Hario Saputro, Anwar Brata Antakusuma, I Dewa Putu Bagus Supratman, R. Anwar Isham, dan Didiek Sugiyanto. Mereka kemudian mengikuti uji kepatutan dan kelayakan Bapepam-LK.
Saat itu manajemen baru mendorong AJB meraih pasar kelas menengah atas melalui produk asuransi berpadu investasi (unit-linked) mulai tahun ini. Pasalnya, mayoritas pemegang polis berasal dari kalangan menengah ke bawah, sementara kalangan menengah atas baru 3%-4% dari seluruh jumlah pemegang polis.
AJB memprioritaskan enam kota besar untuk penetrasi pasar asuransi yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan dan Makassar. Pada tahun ini, AJB Bumiputera mengembangkan produk unit-linked, asuransi kesehatan dan asuransi syariah sebagai salah satu strategi meraih target premi Rp4,7 triliun.
Premi tahun pertama diharapkan mencapai Rp2,3 triliun dan premi lanjutan Rp2,4 triliun. Adapun, asuransi perorangan diharapkan menyumbang Rp3,05 triliun, premi asuransi kumpulan sebesar Rp1,3 triliun dan syariah senilai Rp354 miliar.
Hingga Mei Bumiputera telah membukukan premi sebanyak Rp1,7 triliun yang terdiri dari premi baru Rp823 miliar dan premi lanjutan Rp888 miliar. Hasil investasi perusahaan mencapai Rp187,5 miliar.
Oleh Hanna Prabandari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- MEDIASI
BI tinjau izin akuisisi BII - MEDIASI
Laba Permata tumbuh 40% - Rabobank tetap garap agribisnis
- Akses biro kredit bisa tekan NPL hingga 60%
- PROTEKSI
Pembiayaan BII Finance Rp642 miliar