Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 18/07/2008
Danamon tunggu izin tambah saham Adira Finance
JAKARTA: PT Bank Danamon Indonesia Tbk masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia untuk menambah kepemilikan saham pada anak usahanya, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk menjadi 95% dari posisi saat ini 75%.
Dirut Bank Danamon Sebastian Paredes mengatakan perseroan sudah mengajukan izin ke Badan Pengawas Pasar Modal-Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan BI.
"Kami jelas ingin menambah kepemilikan saham pada Adira. Sekarang, kami masih menunggu persetujuan dari Bank Indonesia," ujarnya dalam paparan publik kinerja Bank Danamon semester pertama 2008 di Jakarta, kemarin.
Dia menyampaikan pihaknya akan mengeksekusi penambahan saham hingga 90% pada tahun ini. Namun, Paredes belum bisa memastikan kapan rencana itu akan jalankan. "Yang jelas menunggu dulu izin mereka."
Demikian juga mengenai berapa besar dana yang disiapkan oleh Bank Danamon dia enggan menyampaikan.
Bank Danamon mempunyai opsi untuk memiliki saham Adira hingga 90% pada saat membeli perusahaan multifinance itu dengan batas waktu berakhir tahun ini. Danamon menuntaskan transaksi pembelian 75% saham Adira pada 8 April 2004 senilai Rp850 miliar.
Saat ini, Danamon memiliki 750 juta lembar saham Adira atau setara dengan 75%, Mega Value Profits Limited sebanyak 174,193 juta lembar saham atau 17,42% dan sisanya publik.
Direktur Utama Adira Stanley Setyaatmadja menyambut positif langkah Danamon untuk meningkatkan kepemilikan sahamnya, sehingga membuat kondisi keuangan lebih likuid dengan dukungan dana lebih besar.
Hingga semester pertama tahun ini Adira telah menyumbang 23% penyaluran kredit Bank Danamon atau sekitar Rp14,8 triliun, tumbuh 29% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Adapun, total penyaluran kredit Danamon pada semsester I/2008 sebesar Rp61,20 triliun atau tumbuh 32%. Bank milik Temasek Group itu, mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,158 triliun atau naik 14% dari periode yang sama 2007. (11)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Pengembangan sistem resi gudang terganjal dukungan perbankan
- Mereka-reka pasar asuransi jiwa syariah
- PORTOFOLIO
Distribusi kartu Jamkesmas hampir final - MasterCard kembangkan Paypass
- BRI terus kucurkan kredit valuta asing