Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 21/07/2008

MEDIASI
Bank Ekspor banyak biayai CPO

JAKARTA: Pembiayaan ekspor PT Bank Ekspor Indonesia hingga akhir tahun lalu masih terfokus kepada ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Presiden Direktur Bank Ekspor Indonesia Arifn Indra menilai CPO merupakan salah satu komoditas yang mempunyai daya saing tinggi. "Ekspor CPO merupakan 23,8% dari total kredit kami."

Selain CPO, porsi terbesar pembiayaan Bank Ekspor Indonesia diisi oleh tekstil 12,40%, batu bara 8,7%, minyak dan gas 8,5%, dan baja 6%.

Perseroan baru menerima pinjaman sindikasi dari lima bank di antaranya The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd, Natixis, Oversea-Chinese Banking Corporation Ltd, Standard Chartered Bank, dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation senilai US$100 juta untuk membiayai kegiatan ekspor mereka tahun ini. (Bisnis/18)

bisnis.com

Berita Lain

  • PORTOFOLIO
    Pembiayaan Surya Arta naik
  • PORTOFOLIO
    Kredit CIMB Niaga melambat
  • Pembiayaan BNI syariah Rp3,05 triliun
  • Bapepam-LK awasi profil risiko multifinance