Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 29/08/2008

Peter & Soepomo jadi komisaris
Herwid calon direktur kepatuhan Bank Permata

JAKARTA: Mantan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal Herwidayatmo menjadi calon kuat direktur Bank Permata. Menurut rencana pengesahan dilakukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa hari ini.

"Calon kuat untuk menjabat direktur kepatuhan di Bank Permata adalah Herwidayatmo," ujar sumber Bisnis, kemarin.

Menurut rencana rapat umum pemegang saham Bank Permata digelar pada  sebuah hotel bintang lima di Jakarta siang ini. Herwidayatmo, saat ini masih menjabat sebagai komisaris di bank yang sama.

Selain itu, mantan Direktur Utama PT Bank Niaga Tbk Peter Benjamin Stok akan memperkuat jajaran komisaris baru Bank Permata. Demikian pula dengan mantan Direktur Operasional PT Bank Negara Indonesia Tbk Ignatius Soepomo.

Sekretaris Perusahaan Bank Permata Sandy T. Muliana ketika dikonfirmasi Bisnis, tidak mengangkat teleponnya.

Herwidayatmo menjabat sebagai Komisaris  Bank Permata Tbk sejak 17 Oktober 2006. Dia memulai karier di Bapepam-LK pada 1982 dan menduduki posisi ketua pada 2000-2004. 

Dia juga pernah menjabat Deputi Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada 1998 sampai 2000 dan Executive Director Bank Dunia untuk Asia Tenggara sejak 2004 hingga 2006.

Adapun  Peter mengawali kariernya di Bank Niaga sampai menduduki posisi puncak sebagai dirut. Dia sempat menyelingi kariernya sebagai Dirut di PT Bank Pelita, Dirut PT Aerowisata dan bankir di PT Bank Dagang Negara dalam kurun waktu 1997-1998. Ketika Bank Mandiri terbentuk, Peter ditunjuk menjadi Executive Vice President.

Saat dihubungi kemarin, Peter tak mengelak saat disebut hendak berlabuh di Bank Permata. Menurut ayah dua putra ini, dirinya memang diajak 'teman-teman di Bank Permata' untuk turut mengawasi lembaga milik Astra International dan Standard Chartered Bank itu.

Oleh M. Munir Haikal & Hery Trianto
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • PLN negosiasi pinjaman US$1,3 miliar
  • Apresiasi dolar AS tekan emas
  • BNI & Stanchart amankan pasokan dolar AS
  • PORTFOLIO
    DBS Indonesia masuk segmen ritel
  • Kredit masuki fase perlambatan
  • PORTOFOLIO
    BRI bantu 4 Puskesmas
  • PORTOFOLIO
    Legislator nilai BI lemah
  • Mandiri uji tuntas akuisisi asuransi
  • Klaim asuransi minyak dan gas turun