Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 29/08/2008
Century prioritaskan kredit jangka pendek
JAKARTA: PT Bank Century Tbk membatasi penyaluran kredit jangka panjang dan memprioritaskan pembiayaan untuk jangka pendek menyusul semakin derasnya permintaan kredit di tengah ketatnya likuiditas.
Direktur Utama Bank Century Hermanus H. M. menjelaskan saat ini permintaan kredit dari nasabah perseorangan maupun perusahaan masih tinggi meski suku bunga kredit telah naik sekitar 1%-1,5%.
"Sumber dana bank itu mayoritas dari dana masyarakat yang kondisinya lumayan seret, tetapi kinerja pembiayaan harus terus berjalan. Untuk itu, kami perlu menyesuaikan pemberian kredit dengan dana masyarakat yang sifatnya short term agar tidak mismatch," jelasnya kepada Bisnis, kemarin.
Hermanus mengaku pihaknya memiliki sumber pendanaan yang besar untuk disalurkan ke beberapa sektor pembiayaan yang masih prospektif seperti perdagangan, hotel dan properti.
"Perseroan akan memprioritaskan penyaluran kredit jangka pendek di antaranya di tiga sektor itu karena memiliki kinerja bisnis yang sangat bagus dan pasarnya terus berkembang."
Menurut dia, untuk menyiasati permintaan kredit yang masih deras sedangkan likuiditas terbatas kalangan bank biasanya membuat prioritas pengucuran kredit pada sektor tertentu dan menggunakan skema yang lebih aman.
Hermanus menilai prediksi akan melambatnya kredit bank pada semester kedua ini belum terlihat karena mayoritas bank masih memiliki dana untuk meningkatkan kredit.
"Bank itu harus memastikan kinerja pembiayaan harus terus berjalan dalam kondisi apa pun untuk melaksanakan fungsi intermediasi. Setiap bank memiliki kebijakan kredit masing-masing dalam menyiasati pasar," tuturnya.
Hingga Juni 2008, Bank Century Bank mengucurkan kredit sebesar Rp4,7 triliun naik sebesar 80,7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalau sebesar Rp2,6 triliun.
Hal itu, berdampak positif terhadap pendapatan bunga bersih tumbuh dari Rp244 miliar menjadi Rp255 miliar serta perolehan laba perseroan juga naik dari Rp39 miliar menjadi Rp45 miliar. (17)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- PORTFOLIO
Victoria perkuat jaringan kantor - CIMB Niaga incar pembiayaan mikro
- Pertumbuhan asuransi global tersendat
- Krakatau Steel finalisasi kredit US$200 juta
- Pemerintah panggil BUMN terkait transaksi derivatif