Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Sabtu, 06/09/2008
Kredit BCA tembus Rp100 triliun
JAKARTA: 2008 Baru berjalan delapan bulan, tetapi kredit PT Bank Central Asia Tbk telah menembus Rp100 triliun, melampaui target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun sebesar Rp96 triliun.
Wadirut BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan prediksi terjadinya perlambatan kredit perbankan pada semester kedua belum terlihat mengingat permintaan kredit hingga saat ini masih sangat tinggi.
"Meskipun suku bunga kredit sudah naik, permintaan kredit dari masyarakat masih sangat tinggi sehingga selama delapan bulan ini perseroan dapat menyalurkan pembiayaan di atas Rp100 triliun yang telah melebihi proyeksi akhir tahun," jelasnya kepada Bisnis, kemarin.
Jahja memaparkan kebutuhan kredit di beberapa sektor strategis seperti telekomunikasi, perkebunan dan pertambangan terus menunjukkan peningkatan. Untuk itu, perseroan menggenjot pembiayaan di sektor yang prospektif itu.
Sesuai dengan rencana bisnis perseroan, kata dia, target pertumbuhan kredit hingga akhir tahun ini sekitar 20% dari realisasi kredit tahun lalu sebesar Rp82 triliun. Itu artinya, dalam delapan bulan pertama 2008, ekspansi kredit bank dengan aset terbesar kedua tersebut mencapai Rp18 triliun.
Namun, Jahja melihat pasar pembiayaan yang masih sangat besar saat ini harus diantisipasi mengingat pertumbuhan dana pihak ketiga tidak sebesar permintaan pembiayaan.
"Likuiditas kami saat ini masih sangat longgar terutama setelah dinaikkan suku bunga deposito dari sebelumnya pada kisaran 6%-8% menjadi kisaran 7,5%-9% yang cukup efektif menarik dana masyarakat," jelasnya.
Hingga Juni 2008, BCA membukukan laba bersih sebesar Rp2,43 triliun meningkat 11,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp2,17 triliun.
Hal itu, didorong pertumbuhan kredit sebesar 49,5% menjadi Rp95,6 triliun serta pendapatan bunga bersih sebesar 14,5% menjadi Rp5,4 triliun. (17)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- PORTFOLIO
Victoria perkuat jaringan kantor - CIMB Niaga incar pembiayaan mikro
- Pertumbuhan asuransi global tersendat
- Krakatau Steel finalisasi kredit US$200 juta
- Pemerintah panggil BUMN terkait transaksi derivatif