Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Senin, 06/10/2008
Kelompok asuransi AIG terus beroperasi
JAKARTA: Tiga perusahaan asuransi dari kelompok usaha American International Group (AIG), yakni PT Asuransi AIU Indonesia, PT Asuransi AIA Indonesia dan PT AIG Life, menyatakan terus beroperasi setelah induk usahanya di New York memastikan lepas dari ancaman kebangkrutan.
Indonesia Country Officer AIG Peter Meyer mengatakan seluruh perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum yang berada dalam naungan grup keuangan tersebut memastikan untuk terus beroperasi setelah dilanda isu ketidakpastian dari induk usaha di New York selama beberapa pekan lalu.
"AIG pusat mengumumkan untuk tetap menjalankan bisnisnya termasuk oleh tiga kelompok usahanya di Indonesia yang telah siap memberikan jaminan keamanan yang prima dalam industri asuransi nasional," jelasnya dalam siaran pers, kemarin.
Pada pertengahan bulan lalu, Federal Reserve AS mengumumkan paket senilai US$85 miliar untuk menyelamatkan AIG, perusahaan asuransi terbesar dunia, dari ancaman kebangkrutan.
Peter memaparkan AIG pusat di New York menyatakan rencana untuk memfokuskan kembali kegiatan bisnisnya di asuransi umum dan berkomitmen untuk tetap mempertahankan bisnis asuransi jiwa melalui sejumlah perusahaannya di luar Amerika Serikat.
Melalui keputusan itu, katanya, pihaknya bersama seluruh perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum AIG di Indonesia berkomitmen untuk terus menggarap pasar penjaminan dalam industri asuransi nasional.
Komitmen kuat
Dia menyatakan optimistis bisnis asuransi jiwa dan asuransi umum akan tumbuh secara signifikan setelah adanya komitmen yang kuat dari induk usaha dan kelompok usaha AIG di Indonesia.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada para pemegang polis, agen, broker, mitra bisnis serta seluruh karyawan yang telah memperlihatkan dukungan yang besar selama periode yang tidak menentu itu."
Saat ini, sambungnya, ketiga perusahaan asuransi kelompok AIG di Indonesia memiliki kualifikasi yang sesuai dengan standar peraturan perundang-undangan yang berlaku baik dari sisi aset mencapai Rp17 triliun maupun dari ekuitas sebesar Rp 2,8 triliun.
Sebelumnya, Kepala Biro Perasuransian Bapepam-LK Isa Rachmatarwata menyatakan perusahaan asuransi jiwa PT AIG Life dan PT Asuransi AIA Indonesia tergolong sehat dan tidak perlu dikhawatirkan berlebihan.
Dia menjelaskan pihaknya selaku regulator merasa belum perlu mengkhawatirkan dampak krisis keuangan di Amerika Serikat terhadap perusahaan asuransi patungan yang berada di Indonesia, seperti AIG dan AIA.
Isa menuturkan krisis itu tidak serta-merta berdampak pada kinerja perusahaan asuransi di Indonesia karena setiap perusahaan mempunyai badan hukum yang terpisah dan keberadaan AIG Life dan AIA bukan anak cabang ataupun kantor perwakilan.
"Apa yang terjadi di holding company di AS tidak serta-merta berdampak pada kondisi finansial di Indonesia," ujarnya. (17) (redaksi@bisnis.co.id)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Relaksasi pemenuhan modal terhambat proposal asuransi
- 'Ada indikasi dana masyarakat mulai keluar'
- FLUKTUASI
Visa Indonesia bidik industri asuransi - FLUKTUASI
BII incar sektor UMKM & remittance - Tripa kejar asuransi grup perusahaan