Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

MasterCard kembangkan Paypass

SINGAPURA: MasterCard Worldwide kawasan Asia Pasific, Middle East, dan Africa (APMEA) mulai mencari pasar baru dengan mengembangkan kerja sama pemakaian EMV chip dan Paypass untuk meningkatkan pangsa pasar.

EMV MasterCard seperti layaknya kartu pintar atau smart card dianggap memiliki kemampuan proteksi lebih baik. Sistem gesek digantikan dengan pemindai data elektronik (electronic data capture/EDC).

Paypass adalah fitur pembayaran dengan kontak minimum, pengguna layanan cukup melambaikan atau meletakkan kartu di atas alat pembayaran, tanpa perlu tanda tangan atau mencari syarat besar minimum transaksi.

Group Head Product Sales and Delivery MasterCard Worldwide Shuan Gaidan mengatakan pihaknya melihat pangsa pasar terus berevolusi dan jumlah pemain di bisnis ini terus bertambah sehingga kompetisi semakin ketat.

"Kompetitor tidak hanya pemain global, namun ada pemain lokal di masing-masing negara. Hal tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan layanan dan memperbesar penetrasi pasar," ujarnya dalam MasterCard APMEA Product Conference and Technology Fair 2008, kemarin.

Dia menjelaskan layanan keuangan yang berkembang seiring kemajuan teknologi membuat pasar menuntut adanya jaminan keamanan dan layanan lebih dengan biaya murah.

Kaum muda, sebagai peluang pasar terbesar di kawasan APMEA semakin peduli pada risiko kredit, risiko transaksi, biaya penggunaan teknologi, dan peluang memperoleh keuntungan lebih.

Hal itu yang mendasari peluncuran layanan Paypass di berbagai sarana transportasi publik di Taiwan sejak April lalu.

Pengguna jasa cukup menggunakan satu kartu untuk membayar tiket berbagai moda transportasi mulai dari bus, kereta pelaju (komuter) atau Kaonsiung Mass Rapid Transit (KMRT), hingga membayar tiket parkir sepeda motor.

Shuan mengemukakan strategi MasterCard saat ini adalah bekerja sama dengan konsumen seperti bank untuk mengamankan pangsa pasar saat ini sembari secara agresif membuka pasar baru.

Vice President and Country General Manager South Asia MasterCard Worldwide T. V. Seshadri mengatakan pihaknya sangat optimistis pertumbuhan pasar layanan rata-rata mencapai 40% per tahun dengan berkembangnya ekonomi China dan India.

"Pasar terbesar tumbuh dari kelas ekonomi menengah berusia muda, namun masih ada beberapa negara yang lebih unggul pada segmen premium seperti Filipina, Indonesia, dan Thailand," ujarnya.

Dia menjelaskan pasar layanan MasterCard sendiri tidak lagi berputar pada kartu kredit atau debit, EMV dan Paypass berkembang pesat di Asia Pasifik seperti Korea, Taiwan, dan Malaysia.

Oleh Fita Indah Maulani
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • PLN negosiasi pinjaman US$1,3 miliar
  • Apresiasi dolar AS tekan emas
  • BNI & Stanchart amankan pasokan dolar AS
  • PORTFOLIO
    DBS Indonesia masuk segmen ritel
  • Kredit masuki fase perlambatan
  • PORTOFOLIO
    BRI bantu 4 Puskesmas
  • PORTOFOLIO
    Legislator nilai BI lemah
  • Mandiri uji tuntas akuisisi asuransi
  • Klaim asuransi minyak dan gas turun