Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

PORTOFOLIO
Distribusi kartu Jamkesmas hampir final

JAKARTA: PT Askes (Persero) hampir merampungkan distribusi kartu peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) kepada warga miskin dan hampir miskin yang berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dirut Askes I Gede Subawa mengatakan distribusi kartu peserta sudah mencapai kurang lebih 97%-98%. Tinggal gelandangan dan pengemis yang masih dicari datanya bersama Dinas Sosial.

"Sekitar 97%-98% kartu sudah di tangan peserta dan buktinya ada dalam bentuk tanda terima yang dikembalikan pada kami. Jadi beban tugas yang diserahkan ke PT Askes sudah berjalan," ujar Gede di Jakarta, pekan ini.

Gede mengatakan ke depannya Askes tinggal melakukan verifikasi di rumah sakit kalau ada warga yang datang membawa kartu dan tidak membawa kartu.

Setelah mendapat Kartu Jamkesmas, maka otomatis masyarakat miskin tidak lagi diperbolehkan menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) untuk mendapatkan fasilitas kesehatan gratis.

Dia mengatakan memang sempat ada keluhan dari warga di Sukabumi Jawa Barat, tetapi itu terkait dengan pendataan oleh pemerintah daerah, bukan dalam ruang lingkup tugas Askes. Gede menambahkan masalah itu selesai dan telah ada perbaikan. (Bisnis/hap)

bisnis.com

Berita Lain

  • PLN negosiasi pinjaman US$1,3 miliar
  • Apresiasi dolar AS tekan emas
  • BNI & Stanchart amankan pasokan dolar AS
  • PORTFOLIO
    DBS Indonesia masuk segmen ritel
  • Kredit masuki fase perlambatan
  • PORTOFOLIO
    BRI bantu 4 Puskesmas
  • PORTOFOLIO
    Legislator nilai BI lemah
  • Mandiri uji tuntas akuisisi asuransi
  • Klaim asuransi minyak dan gas turun