Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 10/10/2008

PORTOFOLIO
AAJI bentuk pengawas kode etik

JAKARTA: Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) membentuk dewan standar praktik kode etik untuk menangani pengaduan jika ditemui pelanggaran yang dilakukan anggota asosiasi.

Pengurus AAJI Adi Purnomo mengatakan sebenarnya dewan pengawas kode etik itu sudah pernah ada tapi belum pernah dilembagakan sehingga hal itu masuk dalam agenda kepengurusan AAJI 2008-2011.

"Saat ini saya menangani departemen compliance and best practices, kami memfokuskan program pada pembentukan dewan standar praktik kode etik AAJI karena itu diamanatkan dalam Munas asosiasi," tuturnya baru-baru ini.

Adi menjelaskan dewan itu bertugas menangani pengaduan anggota asosiasi  terhadap anggota lain yang menyalahi kode etik. Dia menegaskan lembaga tersebut berdiri independen dan beranggotakan oleh orang-orang yang tidak lagi aktif bekerja sebagai eksekutif di perusahaan asuransi, tetapi masih memiliki reputasi bagus.

Pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh anggota asosiasi di antaranya terkait dengan cara memperoleh bisnis yang akhirnya merugikan perusahaan lainnya. Kasus yang sering dibicarakan terjadi di industri adalah saling bajak agen asuransi. (Bisnis/hap)

bisnis.com

Berita Lain

  • PLN negosiasi pinjaman US$1,3 miliar
  • Apresiasi dolar AS tekan emas
  • BNI & Stanchart amankan pasokan dolar AS
  • PORTFOLIO
    DBS Indonesia masuk segmen ritel
  • Kredit masuki fase perlambatan
  • PORTOFOLIO
    BRI bantu 4 Puskesmas
  • PORTOFOLIO
    Legislator nilai BI lemah
  • Mandiri uji tuntas akuisisi asuransi
  • Klaim asuransi minyak dan gas turun