Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Keuangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 11/10/2008

Mandiri lanjutkan pertumbuhan nonorganik

JAKARTA: Urung mengakuisisi anak usaha Bank Indonesia, De Indonesische Overzeese Bank N.V. alias Bank Indover, PT Bank Mandiri Tbk mulai berhati-hati untuk bertumbuh secara nonorganik, untuk menjadi pemain regional pada 2010.

Bank pelat merah itu mengalihkan pertumbuhan nonorganik di tingkat lokal dengan mengincar bank skala menengah. Hal itu mengingat kondisi perekonomian dunia yang kurang menguntungkan untuk membeli bank di luar negeri.

Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan rencana pertumbuhan nonorganik tetap jalan terus meskipun perekonomian global tengah terpuruk, tetapi rencana pengembangan bisnis difokuskan di dalam negeri.

"Rencana kami untuk menjadi dominant multispecialist bank dan regional champion bank tetap akan diteruskan. Namun, kami dituntut harus lebih berhati-hati untuk menetapkan rencana pertumbuhan, khususnya nonorganik," ujarnya kepada pers, pekan ini.

Dia menjelaskan belum berakhirnya krisis keuangan dunia yang dimulai dari krisis perumahan di Amerika Serikat pada September 2007, maka Bank Mandiri harus mengambil skala prioritas dalam melakukan pengembangan perusahaan.

Skala prioritas yang akan diambil bank terbesar di Tanah Air itu, menurutnya, adalah fokus kepada core bisnis dan menyiapkan sumber daya manusia untuk mengantisipasi kemungkinan krisis global.

Pertimbangan tersebut, lanjutnya, yang juga menyebabkan gagalnya rencana membeli Bank Indover yang berbasis di Amsterdam, Belanda. "Jadi kami harus betul-betul mempersiapkan diri. Saat ini Bank Mandiri dalam kondisi sehat, likuid, tapi kita tetap harus bersiap jika persoalan global datang ke Indonesia," paparnya.

Bank Mandiri memutuskan untuk tidak melakukan akuisisi atas Bank Indover sebagaimana dijelaskan pada surat resmi yang disampaikan kepada Bank Indonesia pada 25 September.

Executive Vice President Bank Mandiri Haryanto Budiman mengatakan pertumbuhan secara nonorganik akan difokuskan di dalam negeri dengan mengincar bank skala menengah. Bank pelat merah itu ingin melengkapi segmen bisnis guna menopang pertumbuhan perseroan sebesar 20% pada 2010. (11)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • PLN negosiasi pinjaman US$1,3 miliar
  • Apresiasi dolar AS tekan emas
  • BNI & Stanchart amankan pasokan dolar AS
  • PORTFOLIO
    DBS Indonesia masuk segmen ritel
  • Kredit masuki fase perlambatan
  • PORTOFOLIO
    BRI bantu 4 Puskesmas
  • PORTOFOLIO
    Legislator nilai BI lemah
  • Mandiri uji tuntas akuisisi asuransi
  • Klaim asuransi minyak dan gas turun