Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Manufaktur


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Jumat, 11/01/2008

Panasonic ambisi kuasai 30% pasar AC

JAKARTA: PT Panasonic Gobel Indonesia menargetkan perolehan pangsa pasar produk pendingin ruangan (air conditioner/AC) mencapai 30% dari total pasar domestik yang diperkirakan mencapai 1 juta unit pada tahun ini.

Presiden Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia Ichiro Suganuma mengatakan produk AC perseroan pada tahun lalu diperkirakan menguasai pangsa pasar 27% dari total penjualan nasional yang tercatat sekitar 900.000 unit.

"Pad tahun ini diperkirakan ada peningkatan penjualan, seiring dengan pertumbuhan pasar AC nasional," ujarnya di sela-sela peluncuran seri terbaru produk AC Panasonic Envio dan Envio Inverter, Rabu.

Suganuma optimistis target kenaikan pangsa pasar tersebut akan dapat dicapai, menyusul diluncurkannya produk AC terbaru tersebut.

Product Manager Panasonic Gobel Indonesia Togar R. Lumbantoruan menjelaskan produk yang diluncurkan ini mampu menghemat konsumsi listrik hingga 50% dibandingkan dengan produk AC lainnya.

Teknologi inverter pada Envio Inverter membuat produk tersebut mampu menghemat penggunaan energi hingga 50% dibandingkan dengan AC lain. Selain itu, produk tersebut juga memiliki sistem pemurni udara. Proses pemurnian diawali dengan alat yang disebut sebagai patrol sensor yang dapat berubah warna untuk menunjukkan level polusi udara di ruangan.

"Bila level polusi sudah berada di tingkatan yang kurang sehat, maka patrol sensor ini akan mendeteksinya dan segera mengaktifkan pemurni udara e-ion yang akan mengeluarkan sekitar 3 triliun e-ion negatif," ujar Togar.

Sistem e-ion negatif tersebut, menurut dia, telah teruji kapasitasnya dan memiliki kemampuan mengumpulkan debu hingga 5,5 kali lebih cepat dan efisien.

Panasonic saat ini memproduksi Envio Inverter dalam berbagai tipe antara lain tipe 1 PK, 1,5 PK, 1,75 PK, 2 PK, hingga 2,5 PK. Kisaran harga untuk tipe-tipe produk tersebut yaitu Rp4,13 juta hingga Rp11,91 juta per unit.

Oleh Yeni H. Simanjuntak
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • AKSELERASI
    Unesco akui batik warisan dunia
  • Alumindo tambah kapasitas
  • Penyerapan insentif BM komponen kapal rendah
  • Izin impor mesin cakram optik diperluas
フレッツ光 | FX | バイク買取 | FX初心者 | 債務整理 | 住宅ローン | 結婚相談所 | ホームページ制作 | フラット35 | アスクル