Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Manufaktur


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 04/09/2008

AKSELERASI
Hidili Industry tambah kapasitas

BEIJING: Hidili Industry International Development Co, produsen coking coal terbesar di bagian barat daya India, akan meningkatkan kapasitas produksi hingga lima kali lipat atau menjadi 10 juta ton dalam 3 tahun hingga 5 tahun mendatang.

Dalam menambah kapasitas produksi tersebut, Hidili juga berencana melakukan akuisisi perusahaan lain di wilayah China Selatan guna memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Saat ini, Hidili Industry merupakan pemasok coking coal utama untuk sejumlah produsen baja di kawasan Barat dan Selatan China, termasuk Panzhihua Iron & Steel Group dan Liuzhou Iron & Steel Group.

Sesuai data China Iron and Steel Association, pertumbuhan ekonomi yang pesat mendorong negara itu terus mendongkrak produksi baja sekitar 10%, menjadi 540 juta ton pada tahun ini. (Bloomberg/smu)

bisnis.com

Berita Lain

  • RI berpeluang raup investasi China US$1,3 miliar
  • Utilisasi industri pulp & kertas hanya 54%
  • TRANSMISI
    Darya Varia naikkan penjualan 50%
  • Pasar alat berat 2009 diprediksi anjlok 40%