Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Manufaktur


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 04/10/2008

Pasar mobil hatchback melonjak 249%

JAKARTA: Penjualan mobil hatchback pada Agustus membukukan 6.405 unit atau melonjak 249% dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, hanya sebanyak 1.833 unit.

Meroketnya penjualan mobil yang mempunyai struktur bagasi menyatu dengan ruang penumpang ini dipicu karena harga bahan bakar yang tinggi, sehingga konsumen lebih menyukai kendaraan yang hemat bahan bakar ini.

"Konsumen lebih memilih mobil kompak seperti hatchback yang berkapasitas mesin kecil dan efisien dalam konsumsi bahan bakar, pada saat harga bahan bakar sedang tinggi," ujarnya Mukiat Sutikno, Direktur Pelaksana PT General Motors AutoWorld Indonesia (GMAWI), baru-baru ini.

Analisis ini pula yang mendasari keputusan GMAWI untuk kembali berjualan hatchback, dengan merilis Chevrolet New Aveo pada Juni, setelah sempat absen selama 19 bulan di segmen mobil ini. Pada Agustus, mobil baru GM ini terjual sebanyak 92 unit.

Mukiat mengatakan pencapaian tersebut masih jauh dari memuaskan, karena sebenarnya permintaan model ini dalam sebulan melebihi 100 unit lebih. Namun, karena alokasi mobil ini dari pabrikan GM di Korea Selatan untuk pasar Indonesia terbatas, pengiriman ke konsumen jadi tersendat.

 "Pasokan dari Korea Selatan dibatasi, karena permintaan global yang juga naik."

Pabrikan asal Jepang, yaitu Daihatsu, juga mereguk keuntungan dari berkembangnya segmen hatchback. Memanfaatkan momentum kenaikan harga bahan bakar, pada Juni lalu Daihatsu menghadirkan varian terbaru Sirion, yaitu Seri D. Keputusan menghadirkan berbagai pilihan ini berefek positif dalam mendongkrak penjualan Sirion. Pada Agustus, penjualan mobil yang di Jepang dikenal dengan nama Passo ini meroket 276% menjadi 188 unit.

Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra mengatakan semakin lengkapnya varian dari Sirion membuat konsumen mempunyai berbagai pilihan.

"Di tahun ini kami merilis Sirion seri D, sehingga menghadirkan pilihan lain bagi konsumen," katanya.

Selain itu, lanjutnya, konsumen membutuhkan mobil yang efisien pada saat harga-harga kebutuhan melambung. "Sirion mampu mengakomodir kebutuhan konsumen akan mobil yang hemat."

Melihat kesuksesan ini, pada bulan depan, Daihatsu berencana untuk merilis Sirion seri terbaru untuk mendongkrak pangsa pasarnya di segmen hatchback agar bisa menjadi 10%. (22)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain