Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Selasa, 19/08/2008
Kadin Jaya: Segera realisasikan tol Priok
JAKARTA: Kalangan dunia usaha mendesak Pemprov DKI segera merealisasikan pembangunan akses jalan tol Rorotan-Tanjung Priok guna mengatasi kemacetan jalan menuju Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta yang kian parah.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri DKI (Kadin Jaya) Syafrizal menyatakan kemacatan lalu lintas tersebut akan mengakibatkan biaya tinggi pada kegiatan arus barang ekspor-impor melalui Jakarta.
"Kemacetan lalu lintas jalan akses menuju Tanjung Priok sering kami sampaikan kepada pemprov agar segara diatasi, termasuk dengan membangun jalan tol," katanya kemarin.
Tol pelabuhan itu membentang dari Plumpang ke arah timur melintasi Kawasan Berikat Nusantara dan daerah industri lain. Lalu tol menyatu dengan ruas jalan Cakung-Cilincing ke selatan menuju gerbang tol Cakung Utara untuk menuju Cikunir.
Syafrisal mengatakan dalam beberapa kali rapat Panitia Kerja Tetap Untuk Kelancaran Ekspor dan Impor, yang anggotanya terdiri atas berbagai instansi terkait di lingkungan Pemprov termasuk Kadin Jaya, telah membahas masalah tol Rorotan-Tanjung Priok.
Belum ada kabar
Namun, sampai sekarang belum ada kabar kelanjutan dari rencana pembangunan jalan tol yang sangat penting untuk mendukung kegiatan operasional di Pelabuhan Tanjung Priok yang menjadi pusat kegiatan ekspor-impor terbesar di Tanah Air.
Menurut dia, kalangan dunia usaha menilai proses pembangunan jalan tol sepanjang sekitar 12,4 kilometer itu seharusnya dapat lebih cepat diselesaikan karena hampir 80% lahan yang dilintasinya merupakan aset milik negara.
Adapun lahan yang akan terkena proyek jalan tol itu ma-sing-masing aset milik pemprov seluas 27.846,9 m2, Pelindo 182.441,7 m2, PT Kereta Api 7.324,7 m2, Angkatan Laut 12.228,9 m2, Pertamina 1.917,1 m2, PLN 322,5 m2 dan milik warga 35.341,5 m2.
Suryadi, Manajer Humas PT Jakarta Propertindo, BUMD milik DKI pelaksana proyek tersebut, sebelumnya mengatakan perusahaan telah mengalokasikan biaya pembebasan lahan seluas 26,8 hektare untuk proyek jalan tol Rorotan-Tanjung Priok Rp350 miliar.
Oleh Nurudin Abdullah
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- SEPUTAR KOTA
Kunjungan wisman Oktober pecahkan rekor - Urgensi perbaikan jalur Cakung-Cilincing
- SEPUTAR KOTA
Sindikat pencuri air minum tertangkap - SEPUTAR KOTA
Hiburan malam libur selama Iduladha - SEPUTAR KOTA
Pedagang di Cipulir ditertibkan