Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Selasa, 19/08/2008

SEPUTAR KOTA
Warga masih kesulitan air bersih

DEPOK: Hingga akhir pekan lalu, warga Depok masih kesulitan air bersih karena PDAM Depok masih belum berhasil menyelesaikan perbaikan jaringan pipa yang rusak. Sebagian warga terpaksa mandi dengan air mineral yang dibeli.

"Kerusakan jaringan ini sudah menaikkan biaya hidup. Air kiriman PDAM yang diberikan hanya tiga galon untuk satu keluarga sehari. Ini jelas tidak cukup," kata Dharsono, seorang warga Pancoran Mas, Depok, akhir pekan lalu.

Dia mengatakan meski sediaan air bawah tanah di Depok masih berlimpah, kualitasnya tidak selalu sama. Di perumahannya, dia mencontohkan, air tanahnya berwarna keruh. "Itulah sebabnya kami berlangganan air PAM," katanya. (Bisnis/bsi)

bisnis.com

Berita Lain

  • SEPUTAR KOTA
    MPI tanam 500 pohon sukun
  • SEPUTAR KOTA
    Jalur sepeda segera diuji coba
  • 2.291 PNS Jakarta terancam kehilangan jabatan
  • Omzet jasa hiburan tergerus 20%