Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 21/08/2008
Target pajak DKI terealisasi 59%
JAKARTA: Penerimaan pajak daerah DKI Jakarta hingga 5 Agustus 2008 mencapai Rp5 triliun atau dengan capaian 59% dari target pajak daerah Rp8,48 triliun tahun ini.
Penerimaan terbesar berasal dari pajak bea balik nomor kendaraan bermotor (BBNKB) Rp1,77 triliun dan dari pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp1,55 triliun. Adapun realisasi terendah berasal dari pajak daerah air bawah tanah Rp34,70 miliar. (lihat tabel)
Kepala Dinas Pendapatan Daerah DKI Jakarta Reynalda Madjid mengatakan secara umum penerimaan pajak daerah di Ibu Kota memang selalu didominasi oleh dua jenis pajak yakni PKB, dan BBNKB.
Namun, menurutnya, yang menarik adalah penerimaan pajak daerah dari pajak hiburan tahun ini mengalami kenaikan signifikan yakni mencapai Rp140 miliar atau 64,63% dari target Rp210 miliar tahun ini.
"Pajak hiburan ini mampu mencapai hasil yang lebih baik, karena kami menerapkan sistem online di beberapa mal dan juga membentuk tim khusus. Dengan ini diharapkan penerimaan pajaknya dapat cepat melesat," katanya di Jakarta, kemarin.
Optimistis tercapai
Reynalda optimistis target penerimaan akhir tahun ini yang dipatok Rp8,48 triliun dapat tercapai. Pasalnya, dengan sistem jemput bola penarikan pajak oleh tim khusus bentukan Dipenda itu terbukti sudah mampu menarik lebih banyak lagi potensi penerimaan.
Senada dengan Reynalda, Sekretaris Daerah DKI Muhayat mengatakan dengan langkah optimalisasi pajak daerah tahun ini dirinya pun optimistis pencapaian penerimaan pajak bisa memenuhi target yang ditetapkan.
Dia menambahkan pencapaian penerimaan pajak yang maksimal akan menjadi tolok ukur dari keberhasilan pembangunan di Ibu Kota sekaligus menjadi dasar utama pengelolaan keuangan daerah di Jakarta.
"Saya harap dengan pencapaian pajak yang optimal, maka prediksi kita akan keuangan daerah dan proyeksi silpa tidak akan meleset lagi, sehingga tidak perlu lagi pengurangan anggaran seperti yang kita lakukan tahun ini," katanya.
Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- SEPUTAR KOTA
Kunjungan wisman Oktober pecahkan rekor - Urgensi perbaikan jalur Cakung-Cilincing
- SEPUTAR KOTA
Sindikat pencuri air minum tertangkap - SEPUTAR KOTA
Hiburan malam libur selama Iduladha - SEPUTAR KOTA
Pedagang di Cipulir ditertibkan