Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 28/08/2008

Layanan air siap minum telan dana Rp60 juta

JAKARTA: Para pengguna busway Transjakarta saat ini dapat menikmati layanan air siap minum gratis di halte busway, menyusul diterapkannya uji coba penyediaan layanan air siap minum gratis di dua halte busway yakni halte Karet dan Dukuh Atas kemarin.

Penyediaan air siap minum itu, merupakan kerja sama antara Badan Layanan Umum TransJakarta Busway dan pihak swasta yakni PT Sincere Store dan PT Yamaha Motor Indonesia.

Marketing Manager PT Sincere Store Sugeng mengatakan dana yang dikeluarkan untuk menyediakan tiga alat itu yakni Rp60 juta, dengan masing-masing Rp20 juta untuk satu unit. Untuk satu unit alat penyedia air siap minum itu, terdiri dari dua komponen yakni makro filter 0H 300 penyaring air bersih dan water fountain untuk keran penyalur airnya. "Nilai Rp20 juta itu termasuk pembelian alat dan pemasangan alat," ujarnya.

Dananya sendiri, dikeluarkan oleh PT Sincere Store selaku produsen water fountain dengan izin pengadaan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan pengawasan di bawah BLU Transjakarta.

Sumber air yang digunakan untuk layanan itu yakni berasal dari air baku atau air tanah yang diambil dari sumber air di sekitar halte tersebut. Selain air tanah, sumber air juga nantinya akan menggunakan air bersih dari PAM Jaya jika proyek itu berlanjut.

Manajer operasional sarana dan prasarana BLU TransJakarta Taufik Widianto mengatakan kerja sama ini diharapkan dapat meluas dengan penyediaan sarana yang sama di halte busway lainnya.

"Saya merasa senang akhirnya kami bisa meningkatkan kualitas pelayanan dengan penyediaan sarana air siap minum gratis ini," ujarnya.

Pemilihan dua halte itu sebagai lokasi uji coba, katanya, karena memiliki jumlah penumpang terbanyak yakni lebih dari 1.000 penumpang per hari. Taufik mengaku akan melakukan evaluasi efektivitas sarana itu selama dua bulan ke depan sebelum memutuskan menerapkannya di halte busway lainnya.

Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • SEPUTAR KOTA
    MPI tanam 500 pohon sukun
  • SEPUTAR KOTA
    Jalur sepeda segera diuji coba
  • 2.291 PNS Jakarta terancam kehilangan jabatan
  • Omzet jasa hiburan tergerus 20%