Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 29/08/2008
Pemerintah kaji desain proyek pintu air BKT
JAKARTA: Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah pusat tengah mengkaji rancangan desain proyek pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT) dalam upaya mencegah kekeringan di sarana penampung air banjir itu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengatakan saat ini pemerintah akan mengundang pakar yang dapat mendesain proyek BKT dengan pintu air khusus yang dapat menjaga kapasitas air di dalamnya, sehingga kanal banjir itu tidak kering.
Fungsi pintu air itu juga nantinya, akan menjadi pengatur pengeluaran air ke luar kanal agar tidak menyebabkan banjir bagi warga sekitarnya.
"Dalam rencana akan ada beberapa pintu air yang akan buka tutup mengatur laju air itu agar tidak terlalu banjir atau bahkan kering ketika musim panas," ujar dia kemarin.
Namun, untuk merealisasikan rencana itu, katanya, masih dikaji terkait pengadaan dana yang cukup besar jika ingin membangun sistem BKT dengan pintu air yang berkualitas tinggi.
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Denny Taloga mengatakan jika rencana pembuatan pintu air itu bakal dilaksanakan, sedianya penyediaan dana dilakukan oleh pemerintah pusat selaku pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan fisik BKT.
Selama ini, katanya, Pemprov DKI hanya diberikan tanggung jawab untuk membebaskan lahan di kawasan itu dengan dana yang diambil dari APBD DKI. Tahun ini saja, anggaran yang dialokasikan untuk pembebasan lahan BKT berkisar Rp400 miliar.
"Ini menyangkut pembangunan fisik, pastinya kewajiban dari pemerintah pusat, karena kondisi keuangan kita juga tidak memungkinkan dibebankan anggaran baru yang bisa mengganggu pos anggaran penting lainnya," ujar dia.
Dia mengatakan Pemprov juga sebaiknya sudah mulai membahas kajian dan rencana pemeliharaan BKT setelah pembangunan selesai. Selain itu, katanya, perlu juga dipersiapkan aturan khusus yang mengatur pelanggaran-pelanggaran atas pengrusakan BKT yang kemungkinan besar bisa terjadi.
Hingga April 2008, lahan yang telah dibebaskan Pemprov seluas 2.536.482 meter persegi untuk lahan basah, dan 1.516.404 meter persegi untuk koridor. Total rencana pembebasan lahan yakni 2,53 juta meter persegi (profil basah) dan 1,51 juta meter persegi (koridor).
Pembangunan proyek BKT diperkirakan dimulai 2009 dengan target pembebasan lahan awal 2008.
Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- SEPUTAR KOTA
Kunjungan wisman Oktober pecahkan rekor - Urgensi perbaikan jalur Cakung-Cilincing
- SEPUTAR KOTA
Sindikat pencuri air minum tertangkap - SEPUTAR KOTA
Hiburan malam libur selama Iduladha - SEPUTAR KOTA
Pedagang di Cipulir ditertibkan