Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 08/10/2008

SEPUTAR KOTA
Jumlah PMKS di Ibu Kota meningkat

JAKARTA: Dinas Bina Mental dan Kesejahteraan Sosial DKI menjaring sedikitnya 1.693 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Ibu Kota selama Ramadan 1429 H. Jumlah tersebut naik dibandingkan dengan PMKS yang dijaring pada tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 1.343 jiwa.

"Tingginya jumlah PMKS yang dijaring menunjukkan bahwa Jakarta masih menjadi incaran warga luar Ibu Kota. Mereka beranggapan, Jakarta adalah kota yang selalu menjanjikan segala-galanya," kata Kepala Dinas Bintal Kesos Maman Achdiyat kepada pers di Jakarta, kemarin.

Penyandang PMKS terbesar adalah gelandangan sebanyak 478 orang dan pengemis 465 orang. Saat ini di Jakarta terdapat 53 tempat yang menjadi daerah rawan peredaran PMKS. Dinas Bintal Kesos sendiri hanya melakukan razia di 10 tempat. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • SEPUTAR KOTA
    MPI tanam 500 pohon sukun
  • SEPUTAR KOTA
    Jalur sepeda segera diuji coba
  • 2.291 PNS Jakarta terancam kehilangan jabatan
  • Omzet jasa hiburan tergerus 20%