Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 09/10/2008
Jumlah penumpang bus transjakarta belum normal
JAKARTA: Setelah mengalami penurunan sebesar 60% selama libur Lebaran kemarin, hingga H+8 pasca-Lebaran jumlah penumpang transjakarta masih belum normal dibandingkan dengan hari-hari biasa.
Pelaksana Harian Manajer Operasional Badan Layanan Umum Daerah TransJakarta Susilo Dewanto memperkirakan jumlah penumpang baru akan normal pada pekan depan sejalan dengan stabilnya aktivitas bisnis di Ibu Kota.
"Saat ini, masih banyak penumpang busway seperti mahasiswa dan pegawai swasta yang libur, jadi volume penumpang masih belum normal. Kami perkirakan, jumlah penumpang baru akan kembali normal pekan depan," ujarnya di Jakarta, kemarin.
Jumlah penumpang busway pada hari normal mencapai 230.000 hingga 254.000 penumpang per hari untuk tujuh koridor yang ada. Sejak H-4 jumlah hingga H-1 jumlah penumpang turun menjadi hingga 90.000an penumpang per hari.
Penurunan penumpang terbesar terjadi pada H-1 yakni sebanyak 90.456 penumpang, sedangkan pada hari pertama Lebaran jumlah penumpang busway mencapai 104.255 orang dan hari kedua sebanyak 142.561 orang.
Sementara itu pasca-Lebaran, jumlah penumpang juga belum mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Misalnya pada hari H+3 jumlah penumpang mencapai 134.214 orang, H+2 sebanyak 147.314 orang dan H+3 sebanyak 146.347 penumpang.
Susilo mengatakan penurunan penumpang terbesar terjadi di koridor I yakni juruan Blok M-Kota yang turun hingga 75% pada hari pertama Lebaran. Jumlah penumpang saat itu hanya 22.946 orang per hari, pada hari biasa sekitar 80.000 orang per hari.
Adapun jumlah penumpang di tiga koridor lain, yakni di koridor II (Pulo Gadung-Harmoni), koridor III (Har- moni-Kalideres), dan koridor V (Kampung Melayu-Ancol) turun tipis 35%-40%.
BLUD TransJakarta sebelumnya telah mengurangi jumlah armada busway yang beroperasi hingga 30% sebagai antisipasi penurunan jumlah penumpang tersebut. Selain itu, BLUD juga mengurangi jam operasional busway.
Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- SEPUTAR KOTA
Kunjungan wisman Oktober pecahkan rekor - Urgensi perbaikan jalur Cakung-Cilincing
- SEPUTAR KOTA
Sindikat pencuri air minum tertangkap - SEPUTAR KOTA
Hiburan malam libur selama Iduladha - SEPUTAR KOTA
Pedagang di Cipulir ditertibkan