Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Megapolitan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 10/10/2008
Pengerukan 12 kali dikebut
JAKARTA: Untuk mengantisipasi banjir yang kemungkinan datang awal 2009, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta menargetkan proyek pengerukan 12 kali atau saluran mikro (penghubung ke kali utama) di Ibu Kota rampung pertengahan Desember 2008.
Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Budi Widiantoro menyatakan tender pengerukan kali itu akan diumumkan akhir Oktober 2008 dengan estimasi nilai proyek sebesar Rp23 miliar diambilkan dari APBD Perubahan 2008.
"Pengerukan 12 kali ini diupayakan untuk menangani banjir. Sebenarnya, proyek direncanakan berjalan Juli lalu, tetapi tertunda karena keterlambatan pengesahan APBD Perubahan DKI 2008," ujarnya di Jakarta, kemarin.
Ke-12 kali yang dikeruk itu adalah Cakung Lama, Petukangan, Cakung, Sentiong Salemba, Taman Sari, Apuran Bawah, Apuran Atas, Semanan, Grogol, Krukut, Saluran Warung Jengkol, dan Saluran Sentra Primer.
Proses tender
Budi mengatakan pekerjaan proyek tersebut kini dalam proses tender kontraktor pelaksana, dan diharapkan selesai akhir bulan ini sekaligus dengan memunculkan pemenang tender dari sekitar 13 perusahaan yang sudah meyatakan diri untuk bersaing berebut proyek tersebut.
Sesudah itu, lanjutnya, pemenang langsung melaksanakan proyek agar pengerukan bisa selesai sesuai dengan target. "Kami memberi tenggat satu setengah bulan kepada pemenang tender untuk menyelesaikan pekerjaannya, terutama untuk menghindari banjir di akhir pada awal tahun."
Budi memperkirakan pengerukan yang akan mengangkut sekitar 243.320,74 m3 lumpur dan sampah dari dasar kali tersebut akan meningkatkan daya tampung kali dan membuat saluran air menjadi lebih lancar.
Bersamaan dengan pengerukan kali itu, dia menekankan, Dinas PU akan meningkatkan kesiapan sarana dan prasarana antisipasi banjir yang sudah ada di Ibu Kota. Beberapa sarana tersebut a.l. pompa air, waduk dan pengendali banjir, serta pintu air pengendali banjir.
Oleh Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- SEPUTAR KOTA
Dana BOP naik 19% - DKI segel para penunggak pajak
- Bisnis media luar ruang tetap kinclong
- Maraknya bisnis hewan kurban
- SEPUTAR KOTA
Pemprov DKI gelar pasar murah