Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Oasis
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Selasa, 26/08/2008
Tak ada kata berhenti bagi Iglesias
Penyanyi Spanyol Julio Iglesias bertekad tak akan mengurangi kegiatannya, sekalipun dia telah berkiprah di bidang musik selama 40 tahun dan telah menjadi salah satu penyanyi Latin yang paling laris dalam sejarah.
Balada-balada romantisnya dan senyumnya yang terus mengembang telah mengantarkan penyanyi asal Madrid itu sebagai bintang pujaan internasional, dengan lebih dari 250 juta keping albumnya terjual di seluruh dunia, dari sebelumnya sebagai seorang peserta lomba nyanyi yang ogah-ogahan.
"Saya mencintai profesi saya dan saya berutang segalanya pada profesi tersebut. Sepanjang saya masih mampu, saya akan terus bernyanyi," kata Iglesias, yang akan genap berusia 65 tahun bulan depan, dalam wawancara yang disiarkan Selasa menjelang konser terakhirnya dalam tur musim panasnya.
"Bagaimana waktu telah berlalu. Anda tidak menyadarinya, tetapi itulah hidup. Berlalu sudah 40 tahun masa yang penuh kegiatan, tetapi menjadi tahun-tahun yang membahagiakan sekali. Saya berterima kasih pada kehidupan, yang begitu indah," ujarnya kepada harian Spanyol, La Voz de Cadiz, yang dikutip AFP.
Iglesias mulai muncul pada Juli 1968 ketika dia ikut serta dalam lomba menulis lagu di Benidorm, sebuah kawasan wisata pantai di Mediterania.
Lima tahun sebelumnya, pada usia 20 tahun, kecelakaan mobil telah memupuskan impiannya menjadi pemain sepak bola sebagai penjaga gawang Real Madrid.
Menulis lagu
Dia dalam kondisi setengah lumpuh selama dua tahun dan mulai menulis lagu untuk melewatkan waktunya yang membosankan.
"Saya sembuh kembali dan sangat panik. Seorang teman mendorong saya dan saya naik panggung dengan kedua tangan di dalam kantong," dia bercerita, Sabtu, pada sebuah konser di Benidorm di depan 4.000 penonton.
Iglesias menang dengan lagunya La Vida Sigue Igual dan kemudian menandatangani kontrak dengan Discos Columbia, label musik Latin dari Columbia Records.
"Rasanya seperti hal itu baru kemarin sore, di lapangan ini, dan kini begitu banyak telah terjadi," katanya di depan para penggemarnya.
Sejak penampilan pertamanya yang malu-malu itu, Iglesias telah muncul bersama nama-nama besar seperti Diana Ross, Sting, Paul Anka dan Stevie Wonder hingga Placido Domingo dan Frank Sinatra.
Bintang Iglesias telah terpajang di Hollywood of Fame dan penghargaan Grammy telah diraihnya untuk Album Pop Latin Terbaik pada 1968.
Pria Latin yang lembut, ramah dan sopan ini berhasil menembus pasar musik AS pada 1984, dengan lagunya To All the Girls I`ve Loved Before berduet dengan Willy Nelson. Namun, dia tidak berhenti pada lagu berbahasa Inggris saja.
Sebagai salah satu artis terbesar lintasbahasa di dunia pop, dia juga merekam album dalam bahasa Prancis, Jerman, Italia, Portugis, dan Tagalog.
Pada 1983, dia memperoleh Diamond Record Award sebagai penerima penghargaan pertama dan satu-satunya karena telah menjual banyak rekaman dalam berbagai bahasa daripada artis musik lainnya dalam sejarah, tulis situs Internet miliknya.
Masa puncak kariernya berlangsung pada dasawarsa 1980-an. Dia menyatakan dirinya tak pernah berpikir untuk pensiun ketika muncul tanda-tanda popularitasnya mulai memudar pada beberapa tahun belakangan ini.
Separuh dari penonton yang hadir dalam konsernya di Benidorm itu mendapat tiket gratis dari para pejabat setempat, tulis harian laris El Pais, Senin.
Penyelenggara memberikan potongan harga untuk kursi utama bagi konsernya Selasa malam di El Puerto de Santa Maria, Propinsi Cadiz, tempat Iglasias mempunyai rumah, dari 120 euro (USS$175) menjadi 75 euro pada hari-hari tearkhir ini.
Juli lalu, Iglesias menghentikan konsernya di Yaketerinburg, Rusia, dengan alasan sakit. Padahal dia baru membawakan dua lagu.
Dia menjelaskan kepada penonton, seperti ditulis media Rusia, "Ini untuk pertama kalinya saya terpaksa menghentikan konser saya. Saya merasa tak enak badan, saya mengalami gangguan dengan suara saya."
Antara/AFP
bisnis.com
Berita Lain
- SENGGANG
Remaja AS suka contek & berbohong - SENGGANG
Sony optimistis di final Super Series - SENGGANG
Ronaldo pemain terbaik Eropa - Dilema legalisasi lokalisasi dan reduksi penyebaran HIV
Bagian terakhir dari dua tulisan - Disiapkan Piala Citra untuk film berbahasa yang baik