Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Oasis


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 10/01/2009

Kiss, legenda dalam perpecahan

Tahun ini band uzur KISS bersaing ketat menjadi yang terbaik di ajang UK Classic Rock Roll of Honour Awards. Seteru mereka cukup berat a.l. Def Leppard, Foo Fighter, Led Zeppelin dan White Snake.

Jelas ini hal menarik mengingat KISS hingga tahun ini belum mampu merangkul dua personel penting mereka Ace Frehley (lead gitar dan vokal) dan Peter Criss (drum dan vokal).

Pada konser di seri pembuka MotoGP 2008 di Sirkuit Albert Park, Maret lalu, posisi Frehley dan Criss ditempati musisi pengganti Tommy Thayer dan Eric Singer yang sudah bergabung sejak 2002.

Praktis hanya dua pentolan asli KISS yang bertahan dan menjadi ikon band penggemar bedak tebal dan dandanan kulit ini yaitu Gene Simmons (bas dan vokal) dan Paul Stanley ( ritem dan vokal).

Criss mundur sejak tur 16 Desember 1979 karena persoalan musik KISS yang ngedisko di album Dynasty yang dirilis 23 Mei 1979 dan menghasilkan tembang I Was Made For Lovin' You.

Adapun Ferhley mundur pada Juni 1982 atau 2 tahun usai Kiss meluncurkan Unmasked (1980) yang makin nge-pop dan gagal meraih platinum. Sekaligus menandai pudarnya kebesaran KISS meski rela buka topeng.

KISS dibentuk 1971 di New York dan identik dengan muka dilapur pupur dan bergincu mengambil tokoh komik: Iblis (Simmons), Anak Bintang (Stanley), Pria Angkasa Luar (Frehley), dan Pria Kucing (Criss).

Tak itu saja, tiap kali manggung ada aksi gila a.l. semburan api, menyesap atau meludahkan darah binatang hidup, gitar berasap dan aksi panggung penuh ledakan spektakuler.

Berkat konsistensi itu selama kariernya berhasil meraih 24 album emas dan 95 juta album. Termasuk menjadi band yang memopulerkan double-album dan album live concert.

Semua terdengar luar biasa, tapi kisah KISS tak mulus. Butuh 5 tahun sejak band itu dibentuk Simmons (Chaim Witz) dan Stanley (Stanley Harvey Eisen).

Saat band baru bernama Wicked Lester itu meluncurkan album pertama di bawah Epic Records mereka gagal dan membentuk formasi baru tahun 1972.

Akhir Desember 1972, Simmons dan Stanley bertemu Peter Criss (George Peter John Criscuola).

Sejak saat itu mereka juga mulai bereksperimen dengan penggunaan make up dan dandanan aneh. Sayang hal itu justru tak disukai bos Epic Records A&R, Don Ellis.

Januari 1973, band itu bertambah seorang pemain gitar utama, Paul "Ace" Frehley yang memberikan inspirasi nama KISS.

Dalam buku Kiss & Tell karya sahabat Ace Frehley, Gordon G.G. Gebert dan Bob McAdams yang menemani Frehley ikut audisi gitaris Wicked Lester dikisahkan Stanley mengambil nama KISS dari salah satu lagu New York Dolls berjudul Looking for a kiss.

Berkah kontroversi

Sementara Frehley membentuk logo KISS yang sangat khas yaitu menambahkan huruf SS yang diambil dari lambang pasukan paramiliter Nazi SS atau tentara Jerman Waffen-SS. Simbol yang sampai sekarang haram di Jerman.

Tak heran saat album KISS beredar di Jerman Barat pada 1979, dilakukan penyesuaian huruf SS menjadi ZZ.

Pemilihan KISS selain berarti ciuman juga disebut-sebut akronim dari 'Knights In Satan's Service' alias para kesatria hamba setan. Pas dengan kondisi kebangkitan gereja setan pada era itu.

Penampilan KISS terjadi akhir Januari 1973 di Popcorn Club-belakangan berubah nama menjadi Coventry, di bilangan Queens, New York. Tahun itu juga, sekitar Maret, KISS membuat demo album panggung yang digarap produser Eddie Kramer.

Bos televisi lokal, Bill Aucoin, melihat potensi KISS dan menjadi manajer band antik itu sejak Oktober 1973. Sebulan kemudian mereka teken kontrak dengan Emerald City Records (kemudian bernama Casablanca Records).

Setelah itu mereka langsung dipingit di Studio Bell Sound, New York menyelesaikan album perdana 'KISS' pada Desember 1973. Album itu hanya laku 75.000 kopi dan membuat Casablanca Records bangkrut.

Untuk itu KISS harus terbang ke Los Angeles pada Agustus 1974 untuk rekaman album kedua, Hotter Than Hell yang dirilis 22 Oktober 1974 yang lagi-lagi gagal.

Saat frustasi, muncul Neil Bogart yang menangani album Dressed To Kill (1975), berhasil mencuri perhatian berkat tembang Rock and Roll All Nite.

Namun apa mau dikata, menjelang 1975, Casablanca betul-betul kolaps. Akhirnya KISS melangkah gila yang kemudian diikuti banyak musisi yaitu merilis double live album bertajuk Alive!

Dirilis 10 September 1975, Alive! menggemparkan! Meraup gelar status quadruple platinum. Puncak tembang terlaris Top 40 disambar Rock And Roll All Nite. Nama KISS kian moncer dan Casablanca bernapas lega.

Kegiatan sosial

Kurang dari setengah tahun kemudian, KISS kerja bareng dengan Alice Cooper merilis Destroyer. Pada November 1976, KISS merilis Rock and Roll Over.

Tahun 1977, KISS karena merilis Love Gun (30 Juni) dan double album Alive II pada 14 Oktober. Hebatnya ketiga album itu meraup gelar platinum.

Setahun kemudian merilis double album, Double Platinum, yang berisi tembang terbaik mereka. Total selama 1976-1978 KISS meraup tak kurang dari US$17,7 juta dari royalti album dan pendapatan bersih US$10,2 juta.

Pendapatan KISS makin menggelembung dari pendapatan komik, beragam merchandise. Toh pendapatan antara 1977-1979 senilai US$100 juta itu disisihkan untuk kegiatan sosial.

Sayang manajer Bill Aucoin justru bikin rencana gila. Selain album KISS, akan dibuat album solo bagi tiap personel dan masuk ke industri film.

Meski bikin pening, film K'iss Meets the Phantom of the Park yang ditangani Hanna-Barbera dan disiarkan NBC pada 28 Oktober 1978 sukses luar biasa.

Lama tak merilis album, pada 23 Mei 1979, dirilis Dynasty dengan singel andalan I Was Made For Lovin' You yang membuat Criss memilih keluar.

KISS makin kurang gahar saat merilis Unmasked (1980) yang gagal meraih platinum. Hal serupa dialami Frehley yang makin stres dan mundur pada Juni 1982.

Kehilangan dua anggota membuat KISS limbung. Tahun 1983 KISS buka topeng dan belum pernah bisa sepopuler saat tampil dengan dandanan dan make-up heboh. (algooth.putranto@bisnis.co.id)

OLeh Algooth Putranto

Wartawan Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

フレッツ光 | FX | バイク買取 | FX初心者 | 債務整理 | 住宅ローン | 結婚相談所 | ホームページ制作 | フラット35 | アスクル