Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Otomotif


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 04/09/2008

Toyota operasikan pusat suku cadang senilai Rp249 miliar

JAKARTA: PT Toyota Astra Motor (TAM) mulai mengoperasikan pusat suku cadang mobil di Kawasan Industri MM2100, Cikarang Barat, Jawa Barat yang dibangun dengan dana investasi Rp249 miliar.

Pengoperasian pusat suku cadang di atas areal seluas 10 hektare-merupakan terbesar kedua di Asean setelah Thailand-tersebut dijadwalkan akan diresmikan hari ini oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Petinggi Toyota Motor Corp Jepang Akio Toyoda direncanakan juga hadir.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan menjelaskan pusat suku cadang lama yang berlokasi di Sunter secara bertahap akan dipindahkan ke Cikarang karena dinilai sudah tidak memadai.

"Akses jalan menuju pusat suku cadang di Sunter sering terendam banjir, selain itu luasnya hanya sekitar 4 hektare. Lokasi tersebut cuma mampu menyimpan 60.000 item suku cadang dan tidak bisa dimekarkan lagi," ujar Johnny, kemarin.

Menurut dia, gudang di lokasi baru mampu menyimpan 100.000 jenis suku cadang senilai rerata Rp100 miliar, yang sekitar 70% di antaranya berasal dari vendor lokal dan 30% dari impor.

Pusat suku cadang di Cikarang, kata dia, juga lebih strategis karena bebas banjir, dekat dengan akses tol pelabuhan dan berdekatan lokasinya dengan para pemasok komponen yang sebagian besar berada di wilayah tersebut.

"Setelah pusat suku cadang dipindah, nantinya lokasi lama di Sunter akan diubah menjadi gudang mobil."

Direktur Pemasaran PT TAM Joko Trinyoto menjelaskan keberadaan fasilitas itu juga dimaksudkan untuk mengantisipasi pertumbuhan penjualan Toyota di pasar otomotif nasional yang pada 2015 diperkirakan mencapai di atas 300.000 unit.

Pada 2007, lanjut dia, TAM mengekspor suku cadang senilai Rp147 miliar ke 36 negara seperti Thailand, Malaysia, Vietnam, Taiwan, Brunei Darussalam, Timur Tengah, Oceania dan Amerika Latin.

Oleh Chamdan Purwoko
Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • Pasar mobil bekas merosot 30%
  • 3 ATPM sepeda motor siap luncurkan model terbaru
  • TRANSMISI
    Pasar ekspor melemah, produksi mobil di Jepang turun
  • TRANSMISI
    Pasar mobil di Jepang anjlok tajam