Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Sabtu, 10/05/2008

KADI selidiki dumping bahan film

JAKARTA: Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) mulai melakukan penyelidikan barang dumping terhadap impor produk Bi-Axialy Oriented Polypropylene Film yang berasal dari Thailand.

Kepala KADI Halida Miljani mengatakan sedang melakukan penyelidikan atas barang impor nomor HS 3920.20.00.10 itu. Bi-Axialy Oriented Polypropylene Film merupakan produk yang digunakan dalam industri grafika seperti pada industri percetakan sebagai bahan film.

"Kami telah menerima permohonan dari beberapa perusahaan yang merasa dirugikan atas produk tersebut," ujarnya di Jakarta , kemarin.

Perusahaan yang melakukan permohonan a.l. PT Trias Sentosa, PT Argha Karya Prima Industry, dan PT Fatrapolindo Nusa Industri yang mewakili industri dalam negeri Indonesia.

PT Fatrapolindo Nusa Industri Tbk. merupakan perusahaan multinasional yang memproduksi plastik yang bermarkas di Jakarta. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1984 ini menghasilkan berbagai macam bahan plastik.

PT Argha Karya Prima Industry merupakan perusahaan yang memproduksi kemasan plastik.

Menurut Halida, KADI hanya melakukan penyelidikan apakah benar barang impor tersebut dumping atau tidak. Dia menambahkan penyelidikan barang impor tersebut dimulai 9 Mei 2008.

KADI mempunyai tugas melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya barang dumping dan atau mengandung barang subsidi yang menimbulkan kerugian bagi industri dalam negeri barang sejenis.

Dia mengharapkan kepada semua pihak yang berkepentingan a.l. industri dalam negeri, importir di Indonesia, pengekspor dan produsen dari Thailand untuk memberikan informasi. (19)

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Berita Lain

  • KUOTA
    'Jadikan EPA batu loncatan produk RI'
  • Industri kopi bisa masuk AEKI
  • Ekspor mebel tumbuh 10%
  • Hasil lelang gula di bawah harga dasar
  • Harga pembelian beras naik jadi Rp4.644/kg
  • KUOTA
    Lada langka di Pangkal Pinang
  • KUOTA
    Ekspor udang Sulut melonjak
  • KUOTA
    Batik asal China banjiri pasar lokal
  • 80 Pengusaha Tionghoa ikuti konvensi bisnis