Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 17/07/2008
80 Pengusaha Tionghoa ikuti konvensi bisnis
JAKARTA: Konvensi bisnis internasional pengusaha Indonesia dan Tionghoa akan diikuti oleh 80 pengusaha dari Tionghoa yang akan berinvestasi dalam bidang bisnis, mineral dan energi, properti, perdagangan, manufaktur, dan Keuangan.
Ketua Delegasi China Lu Jung Ding mengatakan dalam konvensi tersebut merupakan kegiatan bisnis yang akan digunakan pengusaha China untuk mendengar langsung penjelasan dari Pemerintah Indonesia sekaligus mendapatkan informasi peluang bisnis di Indonesia.
"Saya berharap ini tidak sekadar wacana, tetapi dapat dilaksanakan dan berkesinambungan karena murni perdagangan antarapengusaha Indonesia dengan China," ujarnya pada saat Konferensi Pers Konvensi Bisnis Internasional Indonesia-Tionghoa di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, lima pengusaha akan masuk bidang bisnis, 27 perusahaan di bidang mineral dan energi, di bidang properti terdiri dari 20 perusahaan, 22 perusahaan di bidang manufaktur, dan di bidang keuangan terdiri dari lima perusahaan.
Tujuan konvensi ini, katanya, untuk meyakinkan kepada pengusaha bahwa kondisi perekonomian Indonesia dalam keadaan baik serta memberikan informasi tentang Indonesia, karena para pengusaha belum mengetahui keadaan yang sebenarnya.
Konvensi tersebut juga bermanfaat untuk mempertajam informasi mengenai peluang bisnis di Indonesia.
Dalam konvensi ini akan diikuti oleh 300 pengusaha dari Indonesia, 80 pengusaha dari Tionghoa, dan 12 perusahaan dari berbagai negara termasuk beberapa perusahaan besar seperti Group Siwang, Sening, Apple, dan China Petrol.
Delegasi dari China terdiri dari 99 orang dan akan mendengar langsung penjelasan dari Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian Kementerian Negara BUMN, Ke-menterian Negara Pariwisata, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Para pengusaha Tionghoa a.l. Mongolia, Spayol, Inggris, Australia, Austria, RRC, AS, yang tergabung dalam World Eminence Chinese Business Association (WECA). (19)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- Bea keluar tak ganggu ekspor
- Bulog hentikan pembelian komersial beras
- SWW ambisi miliki jaringan terbesar di Asia
- KUOTA
Ekspor minyak sawit ke India digenjot - KUOTA
Target ekspor mebel direvisi