Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 17/07/2008

KUOTA
Lada langka di Pangkal Pinang

PANGKAL PINANG: Para pengumpul lada di Kota Pangkal Pinang mulai resah karena peredaran komoditas lada di pasaran langka.

Menurut Samsuddin, pengumpul lada di Pasar Pembangunan Pangkal Pinang, biasanya petani menjual lada untuk kebutuhan sekolah anak mereka. Namun ,liburan sekolah lalu transaksi lada kurang dan bisa dibilang tidak ada transaksi.

Kelangkaan lada di Bangka, katanya, karena petani di berbagai daerah seperti Bulu Ijuk, Bangka Tengah, Bangka Selatan enggan bertanam lada seiring dengan tingginya biaya perawatan seperti mahalnya harga pupuk dan banyaknya hama dan penyakit lada.

Harga lada yang ditawarkan kepada petani cukup tinggi seiring dengan langkanya komoditas tersebut. Lada kualitas bagus berkisar Rp46.000 per kg dari sebelumnya Rp40.000 per kg. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • Ratifikasi Piagam Asean mundur
  • Pengadaan beras Bulog capai 2,5 juta ton
  • Supertoy langgar UU budi daya
  • Bupati diminta awasi hemat listrik di mal
  • KUOTA
    Stok pangan di Aceh diperbesar
  • KUOTA
    Raskin di Lampung tersalur 92%
  • KUOTA
    Ekspor arang tempurung prospektif
  • KUOTA
    Harga rumput laut di NTT melonjak
  • 'Warga jangan terpancing isu kelangkaan stok pangan'