Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Senin, 21/07/2008

KUOTA
Lengkeng impor banjiri Pangkal Pinang

PANGKALPINANG: Masyarakat Kota Pangkal Pinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) lebih memilih buah lengkeng impor asal Thailand daripada buah lengkeng lokal karena selain kecilnya selisih harga rasanya pun lebih enak.

"Sebagian besar masyarakat Kota Pangkal Pinang lebih memilih buah lengkeng Thailand daripada buah lengkeng hasil produk dalam negeri," ujar Yulita seorang pedagang buah di Jln. Jenderal Sudirman Kota Pangkal Pinang, kemarin.

Untuk buah lengkeng asal Thailand dijual dengan harga Rp20.000 perkg sementara lengkeng lokal dijual Rp15.000-Rp18.000 per kg.

Selain menjual buah lengkeng di Kios Yulita ia juga menjajakan buah anggur impor dengan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp30.000 per kg dan kiosnyapun tidak pernah sepi dari pembeli yang mayoritas masyarakat Kota Pangkal Pinang. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • Menyoal efektivitas cukai batasi penjualan rokok
  • Pengurangan waktu impor gula rafinasi ditolak
  • KUOTA
    Harga pangan di pasar induk turun
  • KUOTA
    Mendag lobi dagang ke China