Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Rabu, 20/08/2008

KUOTA
Produk Malaysia kuasai Sebatik

NUNUKAN: Produk dari Malaysia menguasai pasar di Pulau Sebatik (wilayah Indonesia), Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur dan langka menemukan barang-barang konsumsi dan pakaian dari Indonesia.

Bukan hanya pakaian yang diimpor dari wilayah Tawao (Sabah, Malaysia Timur), melainkan juga sampai barang-barang kebutuhan pokok, termasuk beras dan sayur-mayur harus didatangkan dari negeri jiran itu.

Hal itu karena jarak yang lebih dekat ke Malaysia. Mencapai daerah itu dari Nunukan atau Tarakan membutuhkan waktu minimal dua sampai empat jam, tetapi ke Tawao hanya sekitar 30 menit.

"Alasan lebih dekat mengapa kita membeli berbagai kebutuhan pokok dari Tawao daripada Tarakan atau Nunukan," kata Kartini, salah seorang pedagang sembako di Pasar Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Induk, kemarin. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • Mendag: Waspadai perlambatan perdagangan dunia tahun depan
  • Tim verifikasi ekspor kayu ke AS dibentuk
  • Harga bahan pokok merangkak naik
  • KUOTA
    Harga cabai di Makassar naik