Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Jumat, 29/08/2008
Askindo dukung standar nasional kakao
JAKARTA: Pengusaha kakao mendukung rencana Departemen Perdagangan memberlakukan standar nasional Indonesia (SNI) terhadap kakao untuk menjaga kualitas produksi komoditas tersebut.
Zulhefi Sikumbang, Sekjen Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo), mengatakan kakao dalam negeri harus ditetapkan SNI-nya agar kualitas produksi bisa lebih diandalkan baik di pasar internasional.
"Kita sangat mendukung keinginan pemerintah untuk memberlakukan SNI terhadap komoditas kakao. Tapi untuk penetapan SNI Wajib tidak akan bisa dilaksanakan," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.
Departemen Perdagangan berencana memberlakukan SNI Wajib bagi biji kakao dan kakao olahan karena adanya diskriminasi bea masuk di pasar Uni Eropa, yaitu BM kakao Indonesia 8% sedangkan dari Afrika 0%.
Zulhefi menjelaskan penetapan SNI wajib untuk komoditas tertentu memerlukan waktu yang cukup lama. Menurut dia, komoditas yang akan diberlakukan SNI Wajib harus terdaftar dulu di WTO karena SNI diperlukan untuk menjaga kualitas produk yang bukan hanya untuk ekspor, melainkan juga untuk konsumsi lokal. (12)
Bisnis Indonesia
bisnis.com
Berita Lain
- KUOTA
Harga daging sapi naik - KUOTA
Stok beras di Jakarta melimpah - Harga minyak nilam kembali normal
- Apegti siap salurkan gula dari Bulog
- Pungutan ekspor sawit diduga tetap 0% tahun depan