Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan


Menu Cetak

Menu Utama
Halaman Depan
Tajuk
Bursa
Keuangan
Perdagangan
Ekonomi Makro
Manufaktur
Jasa & Transportasi
Umum
Teknologi Informasi
Ritel dan UKM & Mikro
Agribisnis
Sup. Properti
Regional
Megapolitan
Ekonomi Global
Hukum Bisnis
Jatim & KTI
Oasis
Opini
Otomotif
Pertambangan
Valas & Komoditas
Transportasi & Logistik
Pajak &Cukai
Daftar Isi

Tabel Bursa Moneter

Reksadana
Multimoda
Insurance Unit Link
Obligasi Retail
Suku Bunga Deposito


Kamis, 09/10/2008

KUOTA
Permintaan daging kelinci naik

BANDAR LAMPUNG: Warga di beberapa kabupaten di Lampung, seperti Kabupaten Pesawaran dan Tanggamus, mulai tertarik beternak kelinci jenis lokal ataupun persilangan unggulan, untuk memenuhi permintaan yang semakin tinggi atas daging kelinci itu.

Sejumlah penjual satai di Kota Bandar Lampung membenarkan sampai saat ini pasokan daging kelinci untuk bahan membuat sate diperoleh secara terbatas dari sejumlah peternak rakyat, mengingat peternakan kelinci di Bandar Lampung masih langka. Kebanyakan warga memelihara kelinci sekadar hobi, bukan diternak secara komersial.

Padahal kebutuhan daging kelinci itu relatif terus meningkat mengingat perkembangan usaha satai kelinci yang mulai berkembang, bahkan mulai dihidangkan di sejumlah rumah makan di tempat strategis di Bandar Lampung. (Antara)

bisnis.com

Berita Lain

  • Mendag: Waspadai perlambatan perdagangan dunia tahun depan
  • Tim verifikasi ekspor kayu ke AS dibentuk
  • Harga bahan pokok merangkak naik
  • KUOTA
    Harga cabai di Makassar naik