Bisnis Indonesia Online » Edisi Cetak » Edisi Harian » Perdagangan
Menu Cetak
Tabel Bursa Moneter
| Reksadana |
| Multimoda |
| Insurance Unit Link |
| Obligasi Retail |
| Suku Bunga Deposito |
Kamis, 16/10/2008
KUOTA
'Karet & sawit butuh tata niaga'
MUSIRAWAS, Sumsel: Bupati Musirawas Ridwan Mukti mengatakan perlu adanya tata niaga atas komoditas karet dan sawit untuk mencegah anjloknya harga kedua jenis hasil pertanian andalan masyarakat daerah tersebut.
Harga karet kini antara Rp5.000-Rp6.500/kg dari Rp12.000/kg harga sebelum Lebaran lalu, dan harga tandan buah segar sawit hanya Rp400-Rp600/kg.
Dengan adanya tata niaga tersebut, diharapkan petani bisa tertolong karena ada jaminan kestabilan harga," katanya, kemarin.
Untuk mendorong perbaikan harga nilai jual karet dan sawit, juga dapat dilakukan dengan membangun pabrik turunan, misalnya pembangunan pabrik minyak sawit (CPO) dan pembangunan pabrik pengolahan karet rakyat (remilling), sehingga harga dapat dikendalikan karena yang dijual berupa barang jadi. (Antara)
bisnis.com
Berita Lain
- KUOTA
Eksportir manfaatkan SKA - KUOTA
Ekspor ikan kaleng tertunda - KUOTA
Ekspor minyak sawit turun - KUOTA
Harga telur meningkat - Pengusaha makanan minta syarat insentif diperlonggar